Minggu, 17 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

KPK Pertimbangkan Pengajuan JC Dari Andi Narogong

| editor : 

Terdakwa kasus e-KTP Andi Narogong

Terdakwa kasus e-KTP Andi Narogong (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan pengajuan sebagai justice collabolator (JC) dari terdakwa kasus e-KTP, Andi Narogong. Sebelumnya Andi Narogong telah mengajukan surat sebagai JC pada September lalu.

"KPK telah menerima JC dari terdakwa Andi Narongong, sejak September lalu, " ujar Juru Bicara KPK Febri Adiansyah kepada wartawan (7/12).

Febri menuturkan, syarat menjadi JC itu mempertimbangkan tindak tanduk dari terdakwa. Mulai dari sikap koperatif dan mengakui perbuatannya, konsistensi di persidangan hingga membuka peran aktor yang lebih tinggi. Lantas dari semua kerja sama itu KPK akan menjawabnya melalui dari tuntutan JPU pada saat sidang pada agenda tuntutan nantinya.

Jubir KPK  Febri Diansyah

Jubir KPK Febri Diansyah (Dery Ridwansyah/ Jawa Pos)

"Dengan demikian, hingga saat ini seluruh terdakwa kasus e-KTP yang diajukan ke persidangan telah mengajukan diri sebagai JC dan mengakui perbuatannya. Bahkan 2 di antaranya telah mengembalikan uang ke KPK," kata Febri Adiansyah.

Jika posisi JC dikabulkan, maka akan menguntungkan bagi terdakwa untuk bisa bebas bersyarat atau remisi.

"Kami ingatkan juga bahwa jika posisi JC dikabulkan hingga di pengadilan, maka nantinya hal tersebut akan menguntungkan terdakwa karena dapat menjadi pertimbangan yang meringankan dan mendapatkan hak jika diputus bersalah seperti remisi dan pembebasan bersyarat sesuai aturan yang berlaku," tutur Febri.

(ipp/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP