Jumat, 15 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Bisnis

Jelang Akhir Tahun, Kementerian Pertanian Pastikan Stok Daging Aman

| editor : 

Ilustrasi pedagang sapi di pasar tradisional

Ilustrasi pedagang sapi di pasar tradisional (Dok.JawaPos.com)

JawaPos - Pemerintah memastikan kebutuhan daging sapi dan kerbau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 aman. Pasokan daging menjelang tutup tahun dipastikan melebihi dari kebutuhan rata-rata menjelang tutup tahun.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan kebutuhan daging sapi dan kerbau menjelang tutup tahun dipastikan terpenuhi. Pasokan daging yang ada dipenuhi dari pasokan sapi dan kerbau dari dalam negeri dan impor sejumlah negara.

"Daging sapi dan kerbau kita impor dari India," ucapnya, saat Konpers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (7/12).

Agung menjelaskan, perkiraan kebutuhan daging sapi dan kerbau sepanjang Desember 2017 mencapai 50.479 ton. Sementara, pasokan yang tersedia mencapai 70.662 ton.

Dia mengungkapkan pasokan daging sapi dan kerbau yang mencapai 70.662 ton itu, didapat dari sapi siap potong yang mencapai 173.987 ekor yang menghasilkan daging sebanyak 29.602 ton. Lalu dari sapi ex-impor sebanyak 55.293 ekor yang menghasilkan daging 11.003 ton.

Selanjutnya, sisa pasokan lain sebesar 11.249 ton didapat dari stok daging sapi di 57 gudang importir pada November 2017. Terakhir, ada stok daging kerbau di Bulog pada 30 November 2017 sebanyak 18.808 ton.

"Jadi surplus daging kita perkirakan mencapai 20.183 ton," tambahnya.

Bulog berencana akan menambah stok daging sampai Desember 2017. Dijelaskan, daging kerbau akan di impor dari India sebanyak 6552 ton. Sementara daging sapi 10.000 ton. 

(sab/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP