Sabtu, 16 Dec 2017
Logo JawaPos.com
Internasional

Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Trump Rusak Hubungan Dunia Arab

| editor : 

Kota Suci Yerusalem

Dome of the Rock, salah satu tempat suci yang terdapat di Kota Yerusalem, (Jerusalem Post)

JawaPos - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu mengubah kebijakan AS yang telah berlangsung beberapa dekade dengan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sikap Trump tersebut melemahkan upaya perdamaian Timur Tengah dan mengganggu hubungan dengan dunia Arab dan sekutu Barat. Trump mengumumkan bahwa pemerintahannya akan memulai proses untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem.

Ini sebuah langkah yang diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun. Saat ini status Yerusalem masih diperebutkan antara Israel dan Palestina.

Palestina menginginkan Yerusalem menjadi ibu kota negara mereka suatu hari. Sementara, Israel menganggap Yerusalem ibu kota abadi mereka.

Yerusalem merupakan kota suci tiga agama samawi, Islam, Yahudi, dan Kristen. Kota suci ini merupakan salah satu hambatan terbesar untuk mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina selama puluhan tahun.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pengumuman Trump sebagai waktu yang sangat bersejarah. Namun sekutu AS lainnya seperti Inggris dan Prancis mengkritik gerakan Washington yang mencederai upaya damai Israel-Palestina.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, Amerika telah melepaskan perannya sebagai mediator dalam upaya perdamaian Israel-Palestina dengan berpihak pada Israel. Faksi sekuler Palestina dan faksi Islam menyerukan dilakukan unjuk rasa pada hari Kamis, (7/12), untuk menentang langkah Trump yang sangat melukai dunia Arab dan Muslim.

Masyarakat internasional tidak mengakui kedaulatan Israel atas seluruh Kota Yerusalem. Statusnya harus diselesaikan dalam negosiasi damai antara Israel dan Palestina.

Baca juga berita mengenai Pengakuan Trump atas Yerusalem di:

Ramai-ramai Kecam Pengakuan Trump atas Yerusalem

(Reuters/ce1/met/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP