Senin, 11 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Ponsel Napi Lolos Masuk Rutan, Petugas Dipecat

| editor : 

Rutan kelas I Surakarta

Rutan Kelas I Surakarta (Ari Purnomo/jawapos.com)

JawaPos.com -- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Surakarta bakal melakukan pemeriksaan terhadap para petugas keamanan. Hal ini menyusul ditemukannya sejumlah ponsel dari tangan terpidana kasus narkoba yang diduga kuat terlibat peredaran 600 ribu ekstasi dari Belanda, Andang Anggara.  Jika terbukti ada petugas yang ikut terlibat dalam kasus ini maka bakal mendapatkan sanksi tegas hingga pemecatan.

Demikian disampaikan oleh Kepala Keamanan Rumah Tahanan Kelas IA Surakarta, Urip Dharma Yoga kepada wartawan, Jumat (24/11). Lebih lanjut, Urip mengatakan, masuknya ponsel ke dalam rumah tahanan bukan hal mudah. Mengingat, sebelum bisa masuk ke dalam rumah tahanan setiap pengunjung akan melalui beberapa pemeriksaan.

Tidak hanya itu, barang-barang yang dibawa pembesuk pun akan diperiksa menggunakan metal detektor. “Ada tiga bagian pemeriksaan, yang pertama di depan, yang kedua sebelum masuk area, dan yang terakhir sebelum bertemu dengan narapidana. Jadi kalau ada petugas yang memfasilitasi atau jadi penghianat akan mendapatkan sanksi tegas,” ungkap Urip.

Sanksi tegas yang dimaksud, seperti penurunan pangkat, pengurangan gaji dan bisa juga sampai dengan pemecatan. Maka dari itu, dengan ditemukannya ponsel tersebut, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan kepada para petugas keamanan yang ada di Rutan. Ini untuk memastikan dari mana asal empat ponsel yang dimiliki oleh Andang untuk berkomunikasi dengan Waluyo dan juga Dadang Hamzah.

Dengan kejadian ini, Urip berencana untuk mengajukan peralatan yang lebih canggih. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal seperti ini. Salah satunya seperti tracker untuk ponsel yang aktif di dalam rumah tahanan. Sehingga, para petugas bisa lebih mudah untuk melakukan pengawasan terkait keberadaan alat komunikasi tersebut. “Kalau Polisi dan TNI sudah punya alat canggih, mungkin ke depan kami  akan mengajukan peralatan yang serupa,” tandasnya.

(apl/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP