Rabu, 13 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Sepakbola Indonesia

Jadi Dirigen Bonek Lagi di Usia 59 Tahun

| editor : 

Bonek

JIWA MUDA: Dadang Kosasih meniadi capo di tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (15/11). (Angger Bondan/Jawa Pos)

JawaPos.com- Ada pemandangan langka di tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Terutama tribun yang ditempati suporter Persebaya Surabaya. Selama Persebaya berlaga di babak 8 besar Liga 2, Tubagus Dadang Kosasih bertindak sebagai dirigen atau capo.

Meski usianya sudah mencapai 59 tahun, Dadang tetap bersemangat memimpin Bonek untuk nge-chant. Dia bahkan tidak ragu naik ke atas pagar bersama beberapa Bonek yang usianya jauh lebih muda. ’’Total pokoknya. Saya juga kaget kok bisa naik pagar dan berhasil. Padahal, balung tuwek,’’ ujarnya, lantas tertawa.

Untuk kali kesekian, Dadang menjadi capo. Dulu, pada era 90-an ketika Green Force bertanding di Stadion Gelora 10 Nopember, dia sering menjadi dirigen. ’’Akhirnya pensiun, ganti yang muda-muda,’’ jelasnya.

Namun, di Bandung, Dadang tidak bisa menahan hasrat untuk menjadi capo. Alasannya, dia ingin memberikan contoh kepada Bonek-Bonek generasi baru tentang arti dedikasi dan kesetiaan dalam mendukung Persebaya. ’’Saya saja yang sudah tua mau naik pagar, nyanyi keras. Mosok sing enom-enom diam saja. Malu,’’ tuturnya.

Dadang menegaskan, mungkin dirinya akan terus naik ke pagar untuk menjadi capo sampai semifinal. Bahkan jika Persebaya masuk final. ’’Tapi ya gak sendirian. Bareng-bareng yang muda-muda. Biar harmonis dan tetap bersatu,’’ tegasnya.

(rid/c14/bas)

Sponsored Content

loading...
 TOP