Kamis, 14 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Finance

OJK Targetkan Inklusi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

| editor : 

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (DOK.IMAM HUSEIN/JAWA POS)

JawaPos.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso berharap pada 2019 mendatang persentasi inklusi keuangan Indonesia bisa menyentuh angka 75 persen. Saat ini, persentase inklusi keuangan Indonesia baru mencapai angka 60 persen.

"Kita Harapakan inklusi keuangan bisa 75 persen di 2019. Masyarakat kecil sudah banyak yang akses ke perkreditan, meskipun masih banyak yang harus kita tingkatkan lagi. Inklusi keuangan kita sudah cukup bagus, sekarang sudah di atas 60 persen lah," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/11).

Untuk bisa mencapai target tersebut, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi perihal sektor jasa keuangan kepada masyarakat hingga ke wilayah terdalam Indonesia. Sebab, wilayah-wilayah tersebut kerap tak terjangkau oleh sektor jasa keuangan.

"KUR akan kita lebih konsentrasikan ke daerah terpencil di luar Jawa utamanya," tuturnya.

Tidak hanya itu, kata Wimboh, pihaknya juga akan melakukan edukasi mengenai investasi bodong yang kerap menghiasi kasus-kasus sektor jasa keuangan. Harapannya, semakin masyarakat yang lebih cerdas dalam memilih investasi untuk masa depan mereka.

"Investasi bodong juga akan semakin kita awasi ketertarikan masyarakat akan iming-iming mendapatkan penghasilan yang tinggi dan instan saya rasa juga sudah mulai berkurang," terangnya.

Dengan peningkatan inklusi keuangan Indonesia, diharapkan peran sektor jasa keuangan terhadap pembiayaan infrastruktur juga ikut meningkat.

"Pasar modal juga akan kita lebih tingkatkan perannya untuk pembiayaan infrastruktur. Dengan menciptakan berbagai instrumen bagi korporasi besar yang bisa membiayai infrastruktur," pungkasnya.

(cr4/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP