Kamis, 14 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Children's

Berkaca Kasus Jennifer Dunn vs Shafa Harris, Simak Tips Pola Asuh Anak

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (doc Jawa Pos.com)

JawaPos.com - Remaja adalah proses transisi dari usia anak menuju dewasa. Tentu di masa ini, remaja akan merasa paling benar dengan sikapnya karena memang sedang dalam masa pubertas dan mencari jati diri. Pola asuh yang salah, akan membuat remaja tumbuh menjadi pemberontak.

Potret gaya remaja yang melabrak orang lain diperlihatkan Shafa Harris, putri dari Faisal Harris yang diduga memiliki skandal dengan artis cantik Jennifer Dunn. Shafa melabrak Jennifer saat sedang berada di mal dan mengantre minuman. Shafa memaki dan menjambak rambut Jennifer sambil berteriak sudah merebut ayahnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengaku prihatin dengan kejadian yang viral di media sosial itu. Apalagi belakangan, ayah Shafa justru diduga menampar anaknya dan lebih membela Jennifer. Susanto memberikan tips bagi para orang tua untuk tetap pada jalur yang tepat dalam mendidik putra-putri di usia remaja.

"Tentu berbeda dalam mendidik anak dan remaja. Tetap menanamkan nilai-nilai moral dan agama sebagai dasar, apapun alasannya, kekerasan tak dibenarkan," tegas Susanto kepada JawaPos.com, Selasa (21/11).

1. Agama
Tanamkan nilai-nilai pendidikan agama dan karakter unggul pada anak. Menanamkan bukan sekadar mengajarkan tetapi juga membiasakan dalam keseharian.

2. Hargai Perbedaan
Biasakan anak bisa menghargai perbedaan. Perbedaan adalah hal natural yang tak bisa dihindari dalam kehidupan.

3. Jadikan Anak Sahabat
Bersahabatlah dengan anak dan jadilah tempat untuk curhat dan mencari solusi. Jauhi sikap menakut-nakuti apalagi mengancam karena justru bisa menimbulkan masalah baru.

4. Jangan Menyudutkan
Tunjukkan jika ada kesalahan pada mereka dan berikan alternatif perbaikan, bukan semata menyalahkan.

5. Melek Media
Pastikan anak memiliki literasi menggunakan media atau media sosial agar anak tak terjebak perilaku negatif.

6. Melek Sosial
Biasakan anak memiliki literasi dalam berinteraksi sosial. Seringkali anak melakukan perilaku sosial menimpang karena lemahnya kemampuan bagaimana berinteraksi sosial yag positif bagi tumbuh kembangnya.

(ika/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP