Jumat, 15 Dec 2017
Logo JawaPos.com
Children's

Dua Pesan Penting Duta Besar Belgia di Hari Anak Sedunia

| editor : 

Hari Anak Sedunia, Korban Eksploitasi Seksual, Eksploitasi anak

Hari Anak Sedunia (Kokoh Praba/JawaPos.com)

JawaPos.com - Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November menyadarkan kita bahwa masih banyaknya persoalan yang menimpa anak-anak. Mulai dari kemiskinan, kelaparan, putus sekolah, dan anak telantar. Di samping itu, anak juga menghadapi ancaman bahaya predator seksual dan eksploitasi secara ekonomi.

Duta Besar Belgia untuk Indonesia Patrick Hermann menyampaikan pesan di Hari Anak Sedunia. Dia mengakui bahwa dunia kini semakin tak aman bagi anak-anak. Banyak hak-hak dasar yang belum terpenuhi bagi anak.

“Tentu semuanya ingin anak-anak tetap aman di dunia ini punya ruang bermain. Namun dunia ini semakin tak aman bagi mereka,” kata Patrick Hermann kepada JawaPos.com di kediamannya di Jalan Diponegoro Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/11).

Di peringatan Hari Anak Sedunia, Patrick Hermann menggelar acara perkenalan "Kentang Goreng Khas Belgia (Belgian Fries)" di kediamannya.

Ditegaskannya, ada dua hal yang menjadi hak dasar bagi anak untuk membuat mereka bisa meraih masa depan gemilang. Yaitu, hak untuk memperoleh pendidikan dan kesehatan. Kini banyak anak-anak dari negara berpenghasilan rendah tak mendapatkan kesempatan tersebut.

Hari Anak Sedunia, Korban Eksploitasi Seksual, Eksploitasi anak

Duta Besar Belgia untuk Indonesia Patrick Hermann (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

“Negara dan orang tua harus berpikir, anak berhak mendapatkan dua hal, yaitu pendidikan dan kesehatan,” kata pecinta masakan Indonesia itu.

Dengan memberikan pendidikan dan kesehatan pada anak dengan baik, terangnya, hal itu bisa menjadi dasar yang kokoh untuk kemajuan suatu bangsa. Sayangnya, masih banyak kasus kurang gizi dan kelaparan, kemiskinan, hingga masalah darurat pangan bagi anak. Hal itu sudah menjadi ancaman global di tengah perubahan iklim saat ini.

“Dan jika kita perbaiki kesehatan dan pendidikan, maka akan bisa mengentaskan banyak masalah di dunia ini. Dan selalu utamakan anak dalam setiap masa depanmu,” tegas Patrick.

(ika/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP