Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Pasca Insiden Penembakan, Kapolri Beri Semangat ke Anggotanya

| editor : 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat (Muhammad Ridwan/Jawapos.com)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian prihatin dengan insiden penembakan yang menimpa dua anggota Brimob, yakni Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumpe.

Brigadir Firman tewas dilokasi karena mengalami luka tembak bagian punggung, sedangkan Bripka Yongky hingga kini masih menjalani perawatan akibat luka tembak yang sama.

Keduanya saat itu sedang melakukan Patroli di Mile 69 Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

“Saya selaku pimpinan Polri prihatin atas peristiwa tadi pagi pukul 03.30 WIT atau 04.00 pagi waktu Papua di area Freeport Mile 69 seorang anggota Brimob gugur dan satu lagi tertembak. Saat ini sedang dalam penyidikan mendalam terkait siapa pelaku penembakan nya,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Tito menuturkan, konflik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membuat anggotanya harus bekerja keras untuk terus melakukan operasi di wilayah yang bergejolak tersebut.

Menurutnya, operasi di daerah rawan itu memang penuh dengan risiko yang harus dihadapi oleh anggotanya.

“Tapi apapun juga ini resiko (anggota) operasi. Konflik seperti di Tembagapura, resiko yang harus kami tanggung. Tapi saya sangat menyakini bahwa hidup mati kita, termasuk kematian kita semua adalah takdir Allah SWT,” ungkap Tito.

Meski demikian, dia meminta kepada anggotanya yang bertugas di wilayah konflik Tembagapura, untuk terus berupaya menyelamatkan warga.

"Kepada anggota lain yang bertugas dimana pun berada jangan kendor, khususnya di daerah Freeport untuk tetap semangat," jelas Tito.

Sebelumnya diberitakan, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz mengatakan Satgas Terpadu Brimob Detasemen B Polda Papua subuh tadi mengadakan patroli usai adanya teror tembakan terhadap mobil patroli beberapa waktu lalu, di mana seorang warga sipil terluka.

“Sekitar pukul 03.50 WIT, terjadi penembakan yang mengakibatkan Brigadir Firman luka di bagian punggung dan meninggal dunia dan Bripka Yongky Rumte luka tembak pada punggung," ujar Suryadi.

Saat ini Polda Papua masih menelusuri siapa pelaku dari aksi penembakan oleh kedua personil Brimbo tersebut.

(cr5/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP