Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Anies dan Pimpinan DPRD DKI Teken KUA-PPAS 2018 Rp 77,1 Triliun

| editor : 

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dan empat Wakil Ketua, yakni Triwisaksana, Abraham Lunggana, Ferrial Sofyan, dan M Taufik Selasa (14/11)

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dan empat Wakil Ketua, yakni Triwisaksana, Abraham Lunggana, Ferrial Sofyan, dan M Taufik Selasa (14/11) (Yesika Dinta/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI menyepakati jumlah Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2018 sebesar Rp 77,1 triliun, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) di gedung DPRD DKI, Selasa (14/11) malam.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengumumkan bahwa setelah keputusan tersebut ditanda tangani Gubernur DKI Jakarta dan Pimpinan DPRD, maka siap dinaikkan ke rapat RAPBD pagi ini.

"Total anggaran untuk APBD 2018 sebesar Rp 77.110.885.760. Setelah kesepakatan ini ditandatangani SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) akan melakukan input komponen, setelah itu rapat RAPBD," ujar Saefullah pada kesempatan itu.

Beberapa anggota DPRD DKI sempat mengutarakan pendapatnya terkait dihapusnya anggaran penyertaan modal daerah (PMD) pada lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). BUMD tersebut adalah Jakarta Tourisindo, PD Dharma Jaya, Food Station, PD Pembangunan Sarana Jaya, dan Askrida.

Salah satunya, Anggota Komisi D DPRD DKI l Bestari Barus meminta Pemprov DKI agar mengkaji lebih matang konsep tersebut.

Tak banyak tanggapan, Saefullah menjawab, keputusan tersebut sudah final dan untuk mewujudkan BUMD yang profesional.

"Kita sudah bahas di Banggar dari kemarin, saya rasa pembahasan TAPD sudah final. Itu adanya kebijakan yang kita tempuh kita dorong BUMD kita untuk lebih profesional dan pada waktunya lebih mandiri," tutur dia.

Meski demikian, DPRD menyetujui rancangan anggaran tersebut. Seluruh anggota yang hadir setuju dengan besaran anggaran yang ditetapkan.

"Anggota DPRD setuju?" tanya pemimpin rapat Triwisaksana.

"Setuju," jawab hadirin rapat Banggar.

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov DKI dan DPRD, seluruh pimpinan DPRD DKI seperti Ketua Prasetyo Edi Marsudi dan empat Wakil Ketua, yakni Triwisaksana, Abraham Lunggana (Lulung), Ferrial Sofyan, dan Mohamad Taufik.

(cr3/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP