Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Sepakbola Indonesia

Delapan Besar Liga 2

Ayo Persebaya Taklukkan PSIS!

| editor : 

Persebaya Surabaya

PSIS vs Persebaya (Budiono/Jawa Pos)

JawaPos.com - Rabu sore (15/11) nanti Persebaya Surabaya mengawali langkah di babak 8 besar grup Y Liga 2. Klub kebanggaan Kota Pahlawan itu akan menghadapi duel klasik kontra PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Laga tersebut bakal berjalan sangat seru karena keduanya adalah klub legendaris dan punya basis pendukung yang kuat.

Tidak ada pilihan lain, Persebaya harus menang pada laga perdana itu. Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera sudah menyiapkan racikan khusus untuk meredam agresivitas pemain-pemain PSIS. ’’Kami sudah mempersiapkan cukup lama untuk laga ini. Jadi, kami harus menang,’’ ujar Alfredo.

Pelatih asal Argentina itu cukup puas dengan apa yang sudah ditampilkan anak asuhnya dalam beberapa kali latihan. Variasi pergerakan dan rotasi permainan dirasa sudah berjalan maksimal. ’’Saya harap semua bisa berjalan baik,’’ lanjutnya.

Walau tidak bisa memainkan Misbakus Solikin yang masih cedera di kaki kiri, Alfredo memastikan hal itu tidak akan berpengaruh banyak. Dia sudah menyiapkan beberapa opsi untuk menggantikan Solikin sebagai jenderal lapangan tengah. Nama Kurniawan Karman menjadi alternatif terkuat.

Karman memang jarang mendapat tempat di skuad Green Force. Dia sering dibangkucadangkan. Bahkan, pesepak bola asal Makassar itu kerap dimainkan sebagai bek sayap. Padahal, posisi aslinya adalah gelandang serang.

Alfredo menilai, sejauh ini Karman bisa berperan dengan baik sebagai pengatur serangan. Duetnya dengan M. Hidayat terlihat cukup padu. ’’Ini sepak bola, ada cedera dan tidak bisa bermain. Tim ini bukan hanya Solikin saja. Jadi, saya pikir pemain lain siap menggantikannya,’’ jelasnya.

Di luar itu, tim yang pernah juara Liga Indonesia dua kali tersebut masih punya satu masalah, yakni produktivitas gol. Dalam tiga pertandingan resmi di Liga 2 terakhir, yakni di babak 16 besar, Rendi Irwan dkk miskin gol. Yakni, imbang 0-0 dua kali ketika menghadapi Persigo Semeru FC (4/10) dan PSBS Biak Numfor (8/10) serta 0-1 lawan Kalteng Putra (12/10).

Alfredo sudah menemukan solusi untuk itu. Dia sudah melatih anak asuhnya agar bisa memanfaatkan tiap peluang dengan gol. Dia sadar Bonek menantikan banyak gol dari anak asuhnya.’’Kami sudah atasi itu dengan latihan, jadi semoga semua bisa lancar,’’ katanya.

Mantan pelatih Persipura Jayapura itu menambahkan, PSIS juga bakal bermain terbuka dan tidak hanya mengandalkan counterattack. ’’Mereka cepat di kedua sayap, kuat dan agresif. Saya waspadai semua pemain karena semua berpeluang mencetak gol,’’ jelasnya.

Karman mengaku siap bila sore nanti jadi pilihan utama Alfredo di lini tengah Persebaya. Dia justru sangat percaya diri dan yakin bisa memberikan hasil yang maksimal untuk tim. ’’Ini posisi saya sebenarnya, jadi nyaman bermain. Grogi memang ada sebelum pertandingan, tapi nanti di lapangan Insha Allah semua lancar,’’ ucapnya.

Di sisi lain, pelatih PSIS Subangkit menegaskan, anak asuhnya siap menghadang langkah Persebaya pada laga perdana babak 8 besar grup Y. Dia sudah menyiapkan resep khusus untuk mematikan winger lawan yang dikenal cepat dan punya skill bagus. ’’Kami juga punya winger-winger yang bagus. Jadi, menurut saya, tidak ada masalah,’’ tuturnya.

Cederanya Solikin pun, menurut Subangkit, bukan sebuah keuntungan. Sebab, tim inti dan pelapis Persebaya sama-sama bagus. ’’Mereka punya banyak pemain tengah yang kualitasnya bagus-bagus. Jadi, Persebaya tetaplah kuat tanpa Solikin,’’ ujarnya.

Pertandingan sore nanti bukanlah yang pertama bagi kedua tim. Persebaya dan PSIS sudah bertemu pada dua kali laga pramusim tahun ini. Keduanya saling mengalahkan pada dua laga tersebut. Yakni, Persebaya kalah di Stadion Jatidiri, Semarang, dengan skor tipis 0-1 (12/3). Lantas, giliran PSIS takluk di Stadion Gelora Bung Tomo pada Homecoming Game dengan skor yang sama, 0-1.

Subangkit menekankan bahwa laga tersebut tidak bisa jadi patokan. Persebaya maupun PSIS sudah banyak melakukan perubahan, baik pemain maupun strategi. ’’Persebaya di tangan Alfredo juga sudah jauh berbeda. Lebih kompak dengan agresivitas tinggi. Jadi, saya rasa besok (hari ini) adalah laga seru. Duel dua tim penuh sejarah,’’ bebernya.

(rid/c17/tom/ce1)

Sponsored Content

loading...
 TOP