Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Jonan Beberkan Alasan Pemerintah Sederhanakan Golongan Daya Listrik

| editor : 

Ilustrasi meteran listrik pelanggan yang dipasang PT PLN (Persero)

Ilustrasi meteran listrik pelanggan yang dipasang PT PLN (Persero) (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) akan melakukan penyederhanaan golongan daya listrik kepada pelanggan golongan 900 VA nonsubsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA menjadi 5,500 VA.

Untuk golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah, tidak mengalami perubahan.

Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.

Menteri ESDM  Ignasius Jonan

Menteri ESDM Ignasius Jonan (Dok.JawaPos.com)

Menanggapi hal itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan akhirnya angkat bicara. Menurutnya, kebijakan itu dilakukan juga agar masyarakat dapat menikmati hasil dari pembangunan megaproyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW) yang diperkirakan rampung pada 2024 mendatang.

"Begini, pertama kan jumlah kapasitas daya listrik naik terus. Sekarang sih naiknya belum seberapa, tapi nanti 2019 - 2020 - 2021 - 2025 paling kurang ada pertambahan sebesar 40 ribu MW," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (14/11).

"Nah begini, 40 ini listrik ini mau diberikan ke siapa saja? Apakah hanya untuk industri atau perusahaan besar atau dunia usaha saja kan bukan, untuk masyarakat juga," tambahnya.

Atas dasar itu, Jonan ingin melakukan penyederhanaan golongan daya listrik. Dia optimis daya yang semakin besar dirasakan masyarakat akan membuat mereka semakin produktif.

"Makanya ini kita naikan dayanya. Supaya masyarakat juga kalau mau menikmati listrik lebih banyak, bisa dilakukan," pungkasnya

(cr4/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP