Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Lifestyle

Mengenal Batik Gobang, Kain Klasik Khas Betawi

| editor : 

Batik gobang Jakarta

Salah seorang model memamerkan batik gobang Jakarta, Selasa (14/11). (Dokumentasi Aston Marina)

JawaPos.com - Ibu kota DKI Jakarta memilki banyak keragaman budaya. Salah satunya dari bidang seni dan busana. Teknik batik banyak terdapat di berbagai daerah termasuk batik Betawi.

Batik Betawi biasanya memiliki ciri khas unik dari sisi motif dan warna yang mencolok. Namun berbeda dengan batik gobang Jakarta, dari wilayah Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Dalam perayaan ulang tahun Hotel Aston Marina ke-9, batik gobang diperkenalkan lewat seni membatik dan peragaan busana. Perajin Batik Gobang Jakarta karya Ethys Mayoshi, memiliki perbedaan dengan batik Jakarta pada umumnya.

Batik gobang Jakarta

Salah seorang model memamerkan batik gobang Jakarta, Selasa (14/11). (Dokumentasi Aston Marina)

"Di Jakarta banyak batik. Masing-masing punya ciri khas. Termasuk saya tergerak mengangkat kebudayaan Betawi dan peninggalan nenek moyang di Kelurahan Srengseng, Kembangan," kata Ethys kepada JawaPos.com, Selasa (14/11).

Batik gobang dikembangkan sebagai bagian dari destinasi budaya dan industri kecil di Hutan Srengseng. Program itu bekerja sama dengan dinas pariwisata.

Batik Gobang Jakarta memiliki makna berupa senjata orang Betawi di masa lalu dan mata uang zaman dulu. Ethys menjelaskan, perbedaanya ada pada warna dan motifnya yang jauh lebih klasik, tidak mencolok.

"Motif batik Betawi kan cenderung nabrak-nabrak. Batik gobang lebih klasik. Hampir 100 persen kami desain sendiri pola-polanya," katanya.

Batik gobang Jakarta diresmikan dan sudah dipakai untuk seragam PNS Pemprov DKI Jakarta sejak zaman kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Namun keberadaan batik ini sudah lebih dari 10 tahun.

"Saya bikin sesuatu yang beda. Batik Betawi katanya kan norak, tapi saya bikin lebih soft, lembut sedikit. Batik Betawi dibikin klasik. Kan enggak semua percaya diri pakai batik nabrak-nabrak," tutur Ethys.

Dari segi motif misalnya tetap dengan nuansa batik Betawi seperti ondel-ondel, rumah Betawi, kerak telor, dan gigi balang. Warnanya lebih klasik, memakai warna dasar seperti cokelat, hitam, dan putih. Kain yang digunakan lebih klasik seperti serat-serat buah salak.

"Ada juga motif Jakarta seperti simbol patung, tugu, gedung dan flora fauna," jelasnya.

Ethys menjelaskan, untuk teknik pengerjaannya bisa sepekan paling cepat. Namun selebihnya tetap tergantung pada mood sang perajin.

"Dari mulai membuat pola, hingga isen-isen, tebaran dan penyelesaian bisa dilakukan beberapa orang. Harapannya batik Betawi terus dicintai masyarakat Jakarta dan bisa semakin go internasional," tuturnya.

Selain batik gobang, HUT Aston Marina Ancol juga dimeriahkan dengan acara lainnya. Di antaranya perlombaan menghias cupcake dan juga berbagai cooking class bersama anak-anak.

Tak ketinggalan pula workshop berupa beauty class oleh Martha Tilaar, Puspita Martha dan Aubeau bagi pengunjung yang ingin menambah pengetahuan serta kemampuan mereka dalam hal merias wajah.

(ika/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP