Senin, 20 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Basket

Pemain Lokal dan Asing CLS Knights Semakin Padu

| editor : 

Pemain CLS Knigts semakin kompak dan solid

Pemain CLS Knigts semakin kompak dan solid (CLS Knights for JawaPos.com)

JawaPos.com - Berdasar komposisi pemain yang didaftarkan oleh manajemen CLS Knights untuk kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) musim 2017-2018, tim kebanggan masyarakat Surabaya ini diyakini bisa melebihi ekspektasi pada tahun perdana di ABL. CLS Knights bermodal 15 pemain untuk mengarungi kompetisi ABL musim ini.

Komposisi pemainnya sedikit berubah, khususnya pemain asing. Setelah memperpanjang kontrak Duke Crews, CLS Knights mendatangkan guard lincah Freddie Lee Jones Lish.

Tim yang bermaskas di GOR Kertajaya, Surabaya ini juga berhasil mendaratkan pemain berkebangsaan Amerika Serikat, Brian Williams. Satu lagi nama pemain asing yang akan melengkapi tim ini adalah Zhao 'Alex' Qianjun. Nama terakhir adalah pemain asal Liaoning, Tiongkok.

Shooting guard CLS Knights, Sandy Febiansyakh menyambut baik kehadiran rekan-rekan barunya tersebut. Meski belum pernah bermain dalam satu tim, kecuali Crews, Sandy mengaku sudah mengenal karakter rekan-rekan barunya itu. Apalagi para pemain baru juga cepat menyatu dengan tim.

"Saya sudah pernah melihat Brian dan Freddie main. Mereka punya kekuatan tersendiri. Freddie kencang, orangnya tidak bisa diam. Brian orangnya tinggi dan besar. Dia bisa menjaga big man dari lawan. Mereka bagus," puji Keceng, sapaan akrabnya.

Kapten tim CLS Knights ini juga terkejut dengan perkembangan para pemain lokal di timnya. Utamanya para pemain muda seperti A A Ngurah Wisni Budidharma Saputra, Kaleb Ramot Remilang, Jan Misael Panagan, M Saroni dan Katon Ajie Baskoro.

"Saya juga baru beberapa bulan di sini setelah Pelatnas. Pas gabung latihan lagi, mereka menunjukkan bahwa di CLS Knights ada persaingan yang sehat. Mereka menunjukkan semua bahwa mereka siap bermain di ABL," sanjung pemain asal Jember ini.

Selain kedatangan pemain asing baru, CLS Knights juga berganti nuansa setelah manajemen menunjuk Koko Heru Setyo Nugroho sebagai pelatih. Koko Heru sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih Wahyu Widayat Jati. Pergantian pelatih sukses mendatangkan nuansa segar ke tim.

"Nuansa baru. Gaya kepelatihan Coach Cacing dan Coach Koko memang berbeda. Coach Koko menerapkan gaya-gaya baru yang sebelumnya belum diterapkan Coach Cacing," tutup Sandy.

(saf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP