Senin, 20 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Keren! Jawaban Anies Baswedan soal Aksi Walk Out Ananda Sukarlan

| editor : 

Anis Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (13/11). (Yesika Dinta/Jawapos.com)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyangkal adanya aksi walk out saat dia berpidato dalam acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius, Sabtu (11/11) di JIExpo Kemayoran.

Anies Baswedan mengaku tak ingat ada kelompok yang mengacuhkannya saat itu.

Aksi meninggalkan ruangan tersebut didahului komposer kenamaan Indonesia Ananda Sukarlan, yang juga menerima penghargaan pada kesempatan tersebut.

"Ketika dengar tadi pagi, malah jadi saya ingat-ingat, 'memang ada ya yang keluar?' karena saya enggak ingat tuh, enggak lihat sama sekali," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Senin (13/11).

Sebagai gubernur, Anies Baswedan menghormati perbedaan pandangan setiap orang. Termasuk cara orang tersebut mengungkapkannya.

Reaksi negatif itu, kata Anies Baswedan, hanyalah bonus lantaran dirinya bertanggung jawab untuk mengayomi semua kelompok masyarakat.

"Saya akan menyapa semua, mengayomi semua. Kalau kemudian ada reaksi negatif, ya itu bonus aja buat saya. Enggak ada sesuatu, biasa saja, rileks," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Ananda Sukarlan hadir karena merupakan alumnus dan juga terpilih menerima penghargaan.

Saat Anies Baswedan berpidato, Ananda tiba-tiba berdiri dan kemudian walk out keluar ruangan. Aksinya itu kemudian diikuti ratusan alumni dan hadirin yang lain, hingga Anies selesai memberi sambutan dan meninggalkan acara.

Setelah Anies pulang, Komposer Rapsodia Nusantara itu kembali memasuki ruangan dan menerima penghargaan. Dalam pidatonya, dia memberi penjelasan atas sikapnya dan mengkritik panitia yang telah mengundang Anies.

Berikut kutipan pidato Ananda Sukarlan yang videonya dimuat di akun Twitter pribadinya:

"Perkenankanlah saya sedikit mengkritik. Saya tidak tahu kepada siapa, mungkin kepada panitia Kanisius bahwa tadi saya melihat bahwa kita telah mengundang seseorang yang mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang berbeda integritas dan nilai-nilai dengan cara-cara yang diajarkan kepada kita semua di Kanisius," ujar Ananda, Sabtu (11/11).

(cr3/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP