Senin, 20 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Kabar Gembira buat Warga DKI, Kebijakan Ahok Soal Ini bakal Dihapus

| editor : 

Anis Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika blusukan ke sejumlah kawasan (Yesika Dinta/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kebijakan larangan kegiatan keagamaan atau budaya di kawasan Monumen Nasional (Monas) di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, bakal segera dihapus.

Gubernur Anies Baswedan dalam waktu dekat bakal mengeluarkan surat keputusan (SK), yang menjadi payung hukum pembatalan beleid tersebut.

"Ya (SK Gubernur akan dirubah)," kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/11), dilansir RMOl Jakarta (Jawa Pos Grup).

Sebelumnya ketika Ahok menjabat, masyarakat ataupun organisasi manapun dilarang melakukan kegiatan di Monas.

Larangan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta 150/1994, tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Nasional).

Kemudian SK Gubernur DKI Jakarta 14/2004, tentang Penyelenggaraan Reklame Dalam Bentuk Baliho, Umbul-umbul, dan Spanduk di DKI Jakarta.

Anies Baswedan mengaku hingga saat ini aturan tersebut masih berlaku. Namun tidak lama lagi larangan itu akan ditiadakan.

"Sekarang itu tidak boleh kegiatan kebudayaan, kegiatan kesenian tidak boleh, kegiatan pengajian juga tidak boleh. Jadi bukan hanya kegiatan agama karena itu nanti akan ada perubahan," tutup Anies Baswedan.

(mam/jpg/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP