Senin, 20 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Politik

Megawati Dipolisikan Ulama, Ketua PDIP: Itu Kesalahpahaman Saja

| editor : 

Megawati dilaporkan

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Miftahulhayat/Jawa Pos)

JawaPos.com - Laporan polisi terhadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang dilakukan pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah Pamekasan, Madura, Jawa Timur, disinyalir bermuatan politis.

Kendatipun kasus yang dilaporkan adanya dugaan penistaan agama dan penghinaan terhadap golongan. Hal itu merujuk pada pidato Megawati saat HUT PDIP ke-44 pada Januari 2017 lalu.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menduga pelaporan tersebut adalah kesalahpahaman saja. ‎Karena apa yang diungkapkan putri proklamator itu bukan bentuk penodaan agama.

Megawati dilaporkan

Kantor DPP PDIP (dok. JawaPos.com)

"Kalau saya membaca teks (pidato Megawati) itu kontekstual isi dan situasinya. Saya kira ada kesalahpahaman saja," ujar Andreas saat ditemui di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (11/11).

Anggota Komisi I DPR ini juga menduga pelaporan Megawati ini kental dengan muatan politisnya. Sebab saat ini sudah dimulai tahapan Pilgub di Jawa Timur. "Karena dari pilkada-pilkada sebelumnya ini dijadikan strategi politik dari pihak-pihak tertentu," katanya.

Oleh sebab itu, tutur Andreas, apabila pihak-pihak tertentu melakukan cara kotor ini untuk kepentingan politik, maka itu adalah tindakan yang tidak fair.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh Mohammad Ali Salim, seorang ulama dari Pondok Pesantren Al-Ishlah Pamekasan. Megawati dilaporkan atas dugaan penodaan agama saat memberikan pidato dalam HUT PDIP ke-44 pada Januari 2017.

Laporan itu telah diterima dan ditandangani oleh Kepala Siaga A SPKT Polda Jawa Timur Kompol Daniel Hutagalung dan diberikan nomor TBL/1447/XI/2017/UM/JATIM pada Rabu (8/11) lalu.

Dalam laporannya, Megawati disebut telah melanggar pasal 156 KUHP tentang menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Indonesia.

(cr2/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP