Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Sejumlah Ruangan di Keraton Solo Dikunci, Lho Ada Apa Lagi?

| editor : 

Keraton Solo

Keraton Solo

JawaPos.com - Beberapa ruangan Keraton Kasunanan Surakarta dikunci. Akibatnya sejumlah kegiatan yang seharusnya rutin dilakukan menjadi tidak bisa dilaksanakan karena tidak adanya akses masuk. Beberapa ruangan tersebut di antaranya kompleks Keputren, ruangan penyimpanan wayang, perpustakaan, dan juga ruangan pambyoworo atau sekolah pembawa acara dalam bahasa Jawa.

Putri PB XIII Hangabehi, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani menerangkan, penguncian sejumlah ruang ini diketahui sejak terjadinya perselisihan antara dua kubu keraton beberapa waktu belakangan. “Sejak terjadinya gegeran beberapa waktu lalu hampir semua ruangan terkunci,” terangnya kepada wartawan, Kamis (19/10).

Tidak hanya putra dan putri Paku Buwono XII saja yang tidak bisa mengakses sejumlah ruangan. Tetapi juga para sentana juga abdi dalem tidak bisa melakukan pekerjaannya karena tidak bisa masuk ke ruangan tersebut. Beberapa kegiatan yang tidak bisa dilakukan seperti ngisis wayang yang seharusnya rutin dilakukan setiap Selasa Kliwon. Kemudian juga untuk ruangan perpustakaan ini juga berdampak pada para pengunjung, khususnya para mahasiswa karena perpustakaan ini sering dikunjungi oleh para mahasiswa untuk keperluan penelitian.

GKR Timoer Rumbay menambahkan, pintu-pintu ini dikunci oleh orang kepercayaan dari Sinuhun Hangabehi PB XIII. “Sebenarnya para gusti (Sinuhun) sudah berupaya untuk meminta agar pintu-pintu ini dibuka kembali, tetapi permintaan tersebut ditolak dengan alasan harus seizin Sinuhun. Padahal putra dan putri PB XII sudah sepakat damai dan siap untuk bekerja sama,” ujarnya.

Kabar mengenai ruangan yang dikunci ini langsung dibantah oleh Pengageng Pariwisata Keraton Kasunanan Surakarta, KGPH Benowo. Menurutnya tidak ada ruangan yang dikunci, termasuk perpustakaan karena selama ini perpustakaan masih tetap buka seperti biasa. “Tidak ada ruangan yang dikunci, perpustakaan, kepuntren tetap buka. Tapi kalau ada gusti yang ingin tinggal di keputren lagi harus seizin dari Sinuhun,” katanya.

Keraton Solo

Keraton Solo (Ari Purnomo/jawapos.com)

(apl/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP