Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Nasional

Hanya Dua Partai yang Masih Solid Dukung Jokowi, Selebihnya…

| editor : 

Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (reuters)

JawaPos.com - Konstituen partai-partai pendukung pemerintah tampaknya mulai tidak solid dalam memandang kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Terutama untuk persoalan arah perjalanan bangsa.

Berdasarkan survei terbaru yang dikeluarkan Media Survei Nasional (Median), hanya konstituen dua partai pendukung yang menjawab arah bangsa di tangan Jokowi sudah benar, yakni konstituen PDI-P dan Nasdem dengan rata-rata di atas 60 persen.

"Sebanyak 75 persen grassroot PDI-P menjawab arah bangsa di masa Jokowi sudah benar, di urutan kedua ada Nasdem sebanyak 63 persen," jelas Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com di Jakarta, Rabu (18/10).

Sementara itu, konstituen partai-partai koalisi lainnya, memiliki persepsi yang relatif lebih rendah. Semisal, konstituen PAN hanya 19,8 persen yang menganggap arah bangsa saat ini sudah benar, PKB sebanyak 32,7 persen, dan Golkar 37,3 persen.

"PPP 37,9 persen, Hanura 36,3 persen, dan Perindo sebesar 41,9 persen," tambah Rico. 

Tak hanya soal arah perjalanan bangsa di tangan Jokowi, ketidaksolidan konstituen partai pendukung pemerintah juga tampak ketika ditanyakan apakah Jokowi mampu menjalankan tugas sebagai presiden.

Hanya konstituen PDI-P dan Nasdem yang memiliki persepsi positif di atas 60 persen terhadap kemampuan Jokowi.

"Ada sebanyak 90,5 konstituen Nasdem yang menyatakan Jokowi mampu menjalankan tugasnya, di urutan kedua diduduki PDI-P sebanyak 72,8 persen," sambungnya.

Dilanjutkan PKB hanya 54,1 persen, PPP 42,1 persen, Hanura 50,5 persen, Golkar 38,5 persen, dan Perindo 28,3 persen.

Rico menambahkan, dari kedua pertanyaan terkait persepsi terhadap jalannya pemerintahan dan kemampuan Jokowi itu, dapat disimpulkan di antara partai koalisi, loyalitas relatif tertinggi terhadap Jokowi hanya terdapat pada konstituen PDI-P dan Nasdem.

Adapun survei tersebut dilakukan dalam rentang waktu 14 - 22 September 2017, terhadap seribu responden yang telah memiliki hak memilih di seluruh Indonesia. 

Survei menggunakan metode multi stage random sampling, dengan margin of error 3,1 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

(dna/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP