Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

13 Ribu KK di Solo Masih BAB Sembarangan

| editor : 

BAB Sembarangan

Ilustrasi (Wahyu Kokang/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kota Solo mencatat masih ada 13 ribu lebih kepala keluarga (KK) yang buang air besar sembarangan (BABS). Kebanyakan warganya adalah yang tinggal di bantaran sungai.

Data ini disampaikan oleh dinas kesehatan saat deklasari bebas buang air besar sembarangan di Kelurahan Kauman, Pasar Kliwon, Selasa (17/10). ”Data yang ada di kami sebanyak 8,8 persen KK atau sekitar 13,344 KK masih buang air besar sembarang,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Solo, Purwanti.

Jumlah itu, kata Purwanti, tersebar di 51 Kelurahan yang ada di Solo. Tapi, yang terbanyak ditemukan di bantaran sungai. Menurutnya, kondisi tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor. ”Memang banyak faktor yang menjadi penyebab kebiasaan ini. Seperti tidak punya jamban, minimnya sanitasi komunal, dan juga keberadaan toilet yang pembuangannya langsung ke sungai,” ujarnya.

Purwanti menambahkan, baru satu kelurahan yang benar-benar sudah bebas buang air besar sembarangan, yakni Kelurahan Kauman. Untuk itu, Pemkot Solo akan terus melakukan upaya sosialisasi dan kampaye agar warganya menghilangkan perilaku tidak sehat tersebut.

Salah satunya dengan menggerakkan kader Posyandu agar ikut menyosialisasikan kepada warga untuk selalu hidup sehat. Selain itu, Purwanti juga mengajak pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bappeda, PDAM, dan pihak terkait lainnya membantu terlaksananya Solo bebas buang air besar sembarangan.

”Sesuai dengan program Pemerintah Provinsi Jateng, Solo harus sudah bebas BABS di tahun 2017 ini,” sebutnya.

(apl/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP