Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Keluarkan Perbup, Bupati Ubah Nama Kabupaten Tegal

| editor : 

Bupati Tegal

Bupati Tegal, Enthus Susmono saat sambutan dalam acara Jamasan Makam Amangkurat Agung di Desa Tegalwangi, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Senin (16/10). (YERRY NOVEL/RADAR Tegal)

JawaPos.com - Dalam waktu dekat Bupati Tegal Enthus akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup). Perbup tersebut berisikan tambahan nama Tegal menjadi Tegal Hadiningrat. Hal itu diungkapkan saat orang nomor satu di Kabupaten Tegal tersebut memberikan sambutan dalam acara jamasan Makam Amangkurat di Desa Tegalwangi, Kecamatan Dukuhturi, Tegal, kemarin (16/10).

Menurut dia, nama Tegal ditambah menjadi Tegal Hadiningrat supaya mempererat hubungan antara Kabupaten Tegal dan Keraton Surakarta Hadiningrat. "Ini hasil pertemuan dengan keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat," kata Enthus Susmono.

Dia menegaskan, Perbup tersebut akan disusun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal dalam waktu dekat. Pendapa Amangkurat Agung yang sebelumnya dinamakan Pendapa Ki Gede Sebayu juga masuk ke Perbup tersebut. Termasuk perubahan nama Alun-Alun Slawi menjadi Alun-Alun Hanggawana.

Bupati Tegal

Bupati Tegal Enthus Susmono didampingi Kepala DLH Kabupaten Tegal Agus Subagyo (kiri) menujukkan piala Adipura di halaman Pemkab Tegal (YERRY NOVEL/RADAR Tegal)

"Nanti Perbup itu juga mengatur tentang lokasi wisata religi yang masuk di dalamnya Makam Amangkurat Agung," ujarnya.

Selain perubahan nama, bupati menaikkan anggaran untuk kegiatan jamasan. Enthus mengungkapkan, APBD Kabupaten Tegal pada 2017 hanya Rp70 juta untuk acara tradisi tersebut. Pada tahun depan, pihaknya berjanji menambah anggaran jamasan menjadi Rp125 juta.

"Kami juga akan membuat panggung pertunjukan di depan Makam Amangkurat untuk kegiatan para santri. Selain itu, akan dibuat relief tentang perjuangan Amangkurat yang mengacu pada buku karya Dr. Puwandi, M.Hum dan KMT drg. Fitri Arun Pusponegoro," jelasnya.

Sementara itu, acara jamasan yang dilakukan keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat diawali dengan penyerahan kelambu penutup makam dan doa bersama di Makam Amangkurat. Setelah doa bersama selesai, dilakukan penggantian kelambu makam yang diikuti bupati Tegal dan keluarga Keraton Surakarta.

Kegiatan diakhiri dengan sarasehan yang menghadirkan Forkompinda Kabupaten Tegal, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. 

(yer/c21/ami/ce1)

Sponsored Content

loading...
 TOP