Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Lifestyle

Gelaran Solo Batik Fashion 2017

Tampilkan Desain Batik Anak, Hingga Konsep Overlook

| editor : 

Solo Batik Fashion 2017

Para model saat parade pada Batik Solo Fashion (Ary Indonessy/jawapos.com)

JawaPos.com-Gelaran Solo Batik Fashion ke-9 yang digelar di Solo Paragon Mall berlangsung begitu memukau. Gelaran yang berlangsung selama tiga hari tersebut menyuguhkan berbagai tampilan busana batik dari puluhan desainer ternama Indonesia. Dan untuk tampilan SBF terakhir, Minggu malam (15/10), menyuguhkan tampilan yang luar biasa.

Untuk tampilan SBF ada 13 desainer yang menampilkan karya busana batiknya pada Minggu malam lalu. Berbagai tema diangkat oleh setiap desainer. Mulai dari tampilan klasik, glamour dan juga tampilan elegan lainnya.

Salah satu yang menarik dari gelaran penutup kemarin adanya beberapa desainer yang menampilkan busana batik anak. Salah satunya adalah Ike Krisnawati. Desainer berhijab ini memilih konsep glamaour untuk anak-anak. "Kita ingin menampilkan desain yang tidak biasa. Biasanya kan glamour identik dengan remaja, tapi kita coba menerapkannya untuk anak-anak," katanya kepada JawaPos.com, Minggu (15/10).

Dibawanya anak-anak untuk menampilkan busana batik salah satunya agar batik bisa dikenal sejak dini. Ada delapan desain yang ditampilkan oleh Ike. Dan kesemuanya menggunakan warna-warna cerah. "Salah satu warna yang spesial adalah warna gold hitam. Kali ini ada delaan desain busana yang saya tampilkan," tandas Ike.

Selain Ike, desainer lain yang juga memamerkan karya desainnya adala Bella Quarta. Pada kesematan ini, Bella mengambil tema "Overlook". "Overlook adalah konse khusus yang tidak hanya menampilkan busana saja. Tetapi juga aksesorinya, seperti kacamat kayu, tas, dan juga lainnya," terang Bella kepada JawaPos.com.

Untuk batik yang dipilihnya, Bella menggunakan batik salur stilasi daun khas Solo. Untuk motifnya Bella memilih garis. "Pemilihan warna, kita pilih sage green dan juga brown wood. Natural dengan filosofi kuat pohon kayu, warna coklat kayu bersifat netral untuk dipadupadankan. Desainnya simple cutting dan ready to wear," tandasnya.

Selain kedua desainer tersebut ada 11 desainer kondang lainnya yang juga menampilkan desain busana batik terbaiknya. Dan sampai ketemu di even SBF tahun depan.

Solo Batik fashion

Model anak berparade menampilkan batik untuk anak-anak (Ari Purnomo/jawapos.com)

(apl/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP