Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Kejagung Enggan Gabung ke Densus Tipikor Polri

| editor : 

Jaksa Agung M Prasetyo

Jaksa Agung M Prasetyo (doc Jawa Pos.com)

JawaPos.com - Dalam pembentukan Densus Tipikor, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berencana mengajak jaksa yang membidangi korupsi bisa bergabung dalam satuan baru itu.

Jaksa Agung HP Prasetyo mengaku, pihaknya menolak diajak bergabung dengan Densus Tipikor ini. Sebab Kejaksaan Agung ‎(Kejagung) sudah memiliki satgas sendiri yang juga fokus menangani korupsi.

"Rasa enggak perlu (bergabung), karena Kejagung sudah punya satgasus sendiri," ujar Prasetyo saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/10).

Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan dirinya mendukung dibentuknya Densus Tipikor ini. Sebab akan meningkatkan pemberantasan korupsi di Indonesia. Sehingga angka korupsi bisa menurun karena ada tiga lembaga yang menangani korupsi, yakni KPK, Kejaksaan Agung dan Densus Tipikor Polri.

"Sekarang ini‎ bagaimana tindak pidana korupsi bisa ditagani bersama," kata Prasetyo.

Prasetyo juga meyakini adanya Densus Tipikor ini kewenangannya tidak akan tumpang tindih dengan Kejaksaan Agung, dan juga KPK. Sebab sudah terbagi di mana KPK hanya boleh menangani kasus korupsinya di atas Rp 1 miliar.

"Kan sudah sesuai dengan UU KPK, di mana menangani kasus yang Rp 1 miliar ke atas," pungkas Prasetyo.

(cr2/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP