Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
Bola

Choirul Huda Bisa Jadi Nama Baru untuk Stadion Persela

| editor : 

Kiper, Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia, Liga 1,

Penjaga gawang yang tutup usia usai membela Persela melawan Semen Padang Minggu (15/10) ini, akan diabadikan namanya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemkab Lamongan akan memberikan penghargan tinggi kepada mendiang kiper Persela Lamongan Choirul Huda. Penjaga gawang yang tutup usia usai membela Persela melawan Semen Padang Minggu (15/10) ini, akan diabadikan namanya. Salah satu opsinya adalah menyantumkan nama Huda sebagai nama stadion Persela.

Bupati Lamongan Fadeli mengatakan, pihaknya ingin menghormati jasa besar Huda terhadap olahraga di Lamongan, khususnya di sepak bola. Oleh sebab itu, Pemkab Lamongan akan mengabadikan nama penjaga gawang yang meninggal di usia 38 tahun tersebut.

"Kami menghargai jasa, loyalitas, dan perjuangan Choirul Huda. Namanya bisa diabadikan sebagai nama stadion, nama tribun, mes pemain, maupun lainnya," kata Fadeli kepada awak media Senin (16/10).

Hanya saja nama Huda tidak bisa dijadikan nama jalan. Sebab, sudah ada nama serupa yang menjadi nama jalan di Lamongan. Jadi, hanya ada tiga opsi, yakni menempatkan nama Huda sebagai nama tribun, stadion, atau mes pemain Persela.

"Kami masih menerima masukan. Semua tergantung mana masukan yang terbaik," imbuh Fadeli.

Sebagai pemimpin yang kerap hadir di Stadion Surajaya, Fadeli memang dekat dengan Persela dan Huda. Fadeli menganggap Huda sebagai pejuang, pahlawan dan legenda di Lamongan. Oleh karena itu, wajar bila banyak pihak yang meminta Pemkab Lamongan mengabadikan nama Huda.

Selain itu, Pemkab Lamongan juga berencana membantu biaya pendidikan kedua anak Huda, M.Rachul Maulana (13 tahun) dan Rafael Ramadhan (10 tahun). Fadeli berjanji akan memprioritaskan pendidikan dua putra legenda ini.

(saf/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP