Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Events

Tahun 2017 Ditutup dengan Jawa Pos Criterium

| editor : 

Gran Fondo Jawa Pos Suramadu 2017

ANTUSIAS: Para peserta Gran Fondo Jawa Pos Suramadu 2017 melintas di Kedung Cowek, Surabaya. (Ghofuur Eka/Jawa Pos)

JawaPos.com- Gran Fondo Jawa Pos (GFJP) Suramadu 2017 berakhir dengan sukses Sabtu (14/10). Sebagian besar peserta mengakui event sepeda keempat yang diadakan Jawa Pos tahun ini mampu membuat mereka puas menjelajahi Pulau Madura dan merasakan tantangan panasnya.

”Kalau evaluasi apa ya, nggak ada. Bagus semua. Jawa Pos mantap!” ucap Ferry Palar, cyclist asal Manado, menjawab pertanyaan Jawa Pos mengenai apa yang kurang dalam GFJP Suramadu 2017.

Faktor keamanan yang terjamin selama melahap rute bersepeda masih menjadi salah satu daya tarik utama event Jawa Pos Cycling. Jalur tersebut aman berkat kerja sama yang baik antara pihak panitia dan jajaran kepolisian.

”Pengaturan jalannya, venue-nya, dan pit stop-nya rapi. Saya terkesan. Tidak ada alasan untuk tahun depan absen dari event ini,” ucap peserta asal Australia Darren Earle. Ini kali pertama dia ambil bagian di ajang sepeda yang diadakan Jawa Pos.

Dewa Ketut Suryantara, cyclist asal Denpasar, Bali, mengungkapkan, jika ada yang harus dievaluasi, itu adalah kondisi beberapa titik jalan di Madura yang masih berlubang. Namun, jika secara penyelenggaraan, Ketut mengaku puas. ”Teman-teman banyak yang pecah ban karena jalan kurang mulus,” ucapnya.

PIC (Person in Charge) GFJP Suramadu 2017 Yan Adi Cristanto menyatakan, ada satu event sepeda lagi yang disiapkan Jawa Pos pada 2017. Desember tim event bakal menyelenggarakan Jawa Pos Criterium. ”Menurut rencana, kami akan mengambil venue di markas Armatim Surabaya,” ucap Yan.

Untuk event pada awal 2018, Jawa Pos menyiapkan kembali gelaran Jawa Pos Cycling Bromo 100KM 2018. Tantangan bersepeda menanjak di Bromo tersebut akan menjadi event kelima.

Event tersebut terus membesar setiap tahun. Pada 2017 tercatat 1.170 peserta ambil bagian. Mereka berasal dari 15 negara, 109 kota di Indonesia, dan 287 komunitas. ”Semua cyclist yang sudah merasakan rute flat di GFJP Suramadu 2017 dan para pencinta tanjakan kami undang untuk merasakan jalur tanjakan di Jawa Pos Cycling Bromo 100KM 2018,” kata Yan.

(irr/nic/c10/nur/ce1)

Sponsored Content

loading...
 TOP