Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Ibu Korban Pingsan, Minta Oknum Polisi Juga Ditembak Mati

| editor : 

Ibu Korban Pingsan, Minta Oknum Polisi Juga Ditembak Mati

Ibu Korban Pingsan, Minta Oknum Polisi Juga Ditembak Mati (Radar Tegal/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ibu dan istri korban Ragiman alias Warin yang ditembak oleh oknum polisi Brigadir RE berharap ada keadilan. Mereka bernama Warsinah (60) dan Darsi (32) meminta pelaku juga ditembak mati. Korban sebelumnya tewas setelah ditembak pelaku dari jarak 4 meter.

Kedaunya histeris dan jatuh pingsan di halaman Mapolres Tegal Kota saat dilakukan rekonstruksi kasus tersebut, Kamis (12/10). Sebelum pingsan, amarah Warsinah dan Darsi keluar saat adegan rekontruksi berlangsung. Kemarahannya itu terungkap dengan mengeluarkan cacian.

Keduanya juga berupaya merangsek saat melihat tersangka Brigadir RE secara dekat. Beruntung, sejumlah polisi lainnya berhasil mencegahnya. Alhasil, hanya cacian saja yang dilontarkan oleh kedua sosok perempuan yang selama ini bersama korban.

"Pelaku tembak saja, Pak. Dia juga sudah menembak anak saya," teriak Warsinah. Namun, saking emosinya, membuat ibunda dan istri korban jatuh pingsan.

Selain kedua sosok perempuan, ratusan warga Tegalsari dan Muarareja yang sebelumnya menunggu di luar Mapolres pun ikut berteriak. Ratusan massa juga meminta kepada polisi yang menangani kasus penembakan di salah satu hotel di Kota Tegal agar sama-sama didor seperti yang dialami korban Warin.

"Dian, kamu jangan takut. Beri keterangan seadanya. Bahkan, tidak ada penembakan peringatan," ungkap ratusan massa yang melihat dari samping Mapolres sebelah utara.

Sementara itu, kuasa hukum korban, H, Imawan Sugiarto, menyatakan bahwa aksi massa khususnya keluarga korban memang tidak puas dengan proses rekonstruksi tersebut. "Ada adegan yang hilang dan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya," jelasnya.

Dosen UPS Kota Tegal itu menuturkan, memang tersangka memiliki hak untuk mengelak dan membela diri. Namun, pihaknya juga memiliki dua saksi yang akan bisa menguatkan soal kejadian sebenarnya.

(yuz/jpg/ce1/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP