Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolis

Anaknya Membuang Bayi, Sang Ibu Langsung Pingsan

| editor : 

Buang Bayi

TEGA: Pelaku pembuangan bayi diamankan aparat Polsek Prambon, Sidoarjo. (Edi Sudrajat/Jawa Pos)

JawaPos.com- Rabu malam (11/10), jarum jam menunjukkan pukul 23.30. Setelah membawa bayi keluar dari RS, Siti teringat dengan kakeknya, Kasban, yang tinggal di Desa Bendotretek, Prambon, Sidoarjo. Siti ingin pria sepuh itu mengasuh bayi tersebut. Siti lantas menyewa becak motor (betor) untuk menuju tempat tinggal Kasban.

’’Tersangka meminta tukang becak motor itu berhenti dan menunggu di gang desa. Dalihnya, mau menitipkan bayi di rumah saudara,” ucap Kapolsek Prambon AKP Isharyata.

Siti kemudian berjalan kaki menuju tempat tinggal Kasban. Di depan rumah Kasban, Siti menghentikan langkah. Janda dua anak tersebut mendadak berubah pikiran. Karena dia takut bertatap muka dengan kakeknya lantaran khawatir ditanya macam-macam, bayi yang digendong kemudian diletakkan di bangku depan rumah. Harapannya, Kasban bisa langsung melihatnya ketika keluar rumah.

Tidak lama berselang, Siti khawatir bayi itu diganggu kucing atau tikus karena letaknya di tempat terang. ’’Akhirnya, dipindah dan ditaruh di dekat sapu yang gelap. Tersangka tahu kebiasaan kakeknya yang selalu menyapu pada pagi hari,’’ ungkapnya.

Esoknya, Siti ditanya ibunya, Paimah. Perempuan 55 tahun yang merupakan anak dari Kasman tersebut menanyakan cicitnya. Bukannya menjawab, Siti malah menangis histeris. Siti mengaku telah membuang bayi itu karena malu. ’’Ibu tersangka langsung pingsan. Karena terus kepikiran, tersangka balik ke rumah kakeknya,’’ ujar Isharyata.

Mantan Wakapolsek Porong tersebut menuturkan, tersangka hendak mengambil kembali bayi itu. Namun, Siti mengurungkan niat begitu melihat sudah banyak warga dan polisi di sekitar lokasi pembuangan bayi tersebut. ’’Tersangka pulang lagi,’’ katanya.

(edi/c20/hud)

Sponsored Content

loading...
 TOP