Jumat, 20 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JPG Today

THR Sriwedari Batal Sewa di TSTJ, Ini Alasannya

| editor : 

THR Sriwedari akhirnya ditutup

THR Sriwedari yang bakal tinggal kenangan. (Ari Purnomo/jawapos.com)

JawaPos.com. Kisah perjalanan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari sepertinya memang cukup sampai di sini dan menyimpan seribu kenangan. Pasalnya, setelah habis masa sewanya pada 31 Desember 2017, tempat hiburan murah meriah tersebut tidak akan lagi beroperasi. Dan rencana untuk menempati
lahan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) pun sepertinya hanya tinggal rencana saja.

Direktur Utama THR Sriwedari, Sinyo Sujarkasi mengatakan, ada permasalahan yang membuat THR membatalkan niatnya untuk menempati lahan di TSTJ. Salah satunya karena sewa di lahan TSTJ hanya berjenjang empat tahun saja. “Setelah kami  melakukan beberapa pertemuan, dan mentok kami  tidak jadi menempati TSTJ. Karena sewanya hanya bisa empat tahun saja, dan itu belum tahu bisa diperpanjang atau tidak,” kata Sinyo,  Kamis (12/10).

Waktu empat tahun tersebut jelas sangat singkat. Sinyo memperkirakan, untuk memperkenalkan THR saja diperkirakan butuh waktu lebih kurang dua tahun. Sedangkan untuk sewanya hanya empat tahun. “Jelas ini tidak mungkin. Sebenarnya kalau jadi pindah ke TSTJ namanya akan berganti THR Bengawan,” katanya.

Seperti diketahui, THR Sriwedari dipastikan akan menutup operasionalnya setelah 32 tahun menghibur masyarakat Solo dan sekitarnya. Keputusan ini diambil karena harga sewa lahan yang saat ini ditempati THR Sriwedari naik menjadi Rp 600 juta per tahun dari yang sebelumnya hanya Rp 38 juta saja.

(apl/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP