Jumat, 20 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Berdalih Temui Jokowi, Ganjar Marah Dibilang Mangkir di Persidangan

| editor : 

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Setelah sempat menunda kehadiran, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya memenuhi panggilan Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat untuk bersaksi di sidang dugaan korupsi e-KTP. Dia bersaksi untuk terdakwa Andi Narogong.

Dalam persidangan, Ganjar sempat meluapkan kemarahannya. Bukan tanpa alasan, pasalnya dia tak terima disebut mangkir pada sidang Senin (8/10) lalu.

Kepada majelis hakim yang dipimpin John Halasan Butar Butar, dia mengakui bila telah menerima undangan dari KPK untuk bersaksi. Namun dia meminta izin kepada KPK untuk tidak hadir karena Presiden Joko Widodo berkunjung ke Semarang pada hari itu juga.

"Hari Senin ada Pak Presiden saya izin (tidak hadir kepada jaksa). Boleh enggak, saya di waktu berikutnya, (dijawab) boleh, gitu," kata Ganjar di Pengadilan Negeri Tipikor, Jumat (13/10).

Dia merasa ketidakhadirannya itu dengan alasan yang jelas. Tapi dia malah disebut mangkir. "Masak tulisannya mangkir. Enggak enak banget rasanya," timpalnya.

Hari ini Ganjar bakal bersaksi untuk Andi Narogong. Tak hanya Ganjar, turut juga saksi yang dihadirkan jaksa KPK adalah Dedi Priyono (kakak Andi Narogong) dan Jimmy Iskandar Tedjasusila anggota tim dari PT Java Trade Utama.

Dalam perkara ini, Andi Narogong didakwa melakukan korupsi proyek e-KTP dengan memperkaya sejumlah pihak. Sementara itu, nama Ganjar pertama muncul dalam dakwaan Irman dan Sugiharto yang disusun jaksa, yakni diduga menerima dana USF 520 ribu terkait e-KTP. Akan tetapi, Ganjar berkali-kali membantah pernah terima uang itu.

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP