Jumat, 15 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Hantam Mobil Danramil, Dua Pelajar Tewas

| editor : 

Laka Lantas Trenggalek

Grafis kecelakaan (Errie Dini/Jawa Pos)

JawaPos.com- Nasib nahas menimpa Angga Yogi, 15, dan Mario Dwi Septiawan, 16. Keduanya warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek.

Rabu malam (11/10) dua pelajar tersebut tewas setelah sepeda motor Honda Megapro yang dikendarai menabrak mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kapten Inf Panut, yang saat ini menjabat Danramil 0806/08 Karangan, Trenggalek di Jalan Raya Karangan–Gandusari. Kini kasus itu ditangani Unit Laka Lantas Polres Trenggalek bersama Subdenpom Trenggalek.

Berdasar informasi Jawa Pos Radar Trenggalek, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00. Saat itu sepeda motor Honda Megapro nopol AG 3172 AA yang dikendarai Mario Dwi Septiawan dengan memboncengkan Angga Yogi bergerak dari utara dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba, di luar dugaan, sepeda motor tersebut oleng ke kanan hingga memakan separo badan jalan.

’’Mungkin karena mengantuk atau laju kendaraan yang cepat membuat pengendara sepeda motor itu tidak bisa mengendalikannya,’’ ungkap Arif, warga setempat.

Dia melanjutkan, nahas menimpa ketika kendaraan tersebut memakan bahu jalan dari arah berlawanan. Di lokasi datang mobil Kijang Innova nopol AG 1123 RR yang dikemudikan Kapten Inf Panut dengan kecepatan sedang. Tak ayal, karena laju motor begitu cepat, kedua pengendara tidak bisa menghindar dan tabrakan pun terjadi.

’’Sebenarnya pengemudi Innova itu berusaha menghindar dengan mengemudikan kendaraan lebih menepi ke kiri, sedangkan pengendara motor berusaha mengerem. Namun sayang, karena jarak dan laju yang cepat, tabrakan tidak bisa dihindari,’’ katanya.

Diduga karena laju motor begitu cepat, kedua korban terpelanting beberapa meter dari lokasi sebelum terjatuh. Setelah itu, warga bersama pengguna jalan lainnya melihat kondisi kedua korban dan ternyata sudah tidak bernyawa.

’’Kedua korban sepertinya mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Hal itu dibuktikan dengan darah yang mengalir dari mulut, kepala, hidung, dan anggota lain. Setelah beberapa menit berselang, polisi datang ke sini dan arus lalu lintas kembali lancar,’’ ujar pria 37 tahun itu.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman yang diwakili Kasubbaghumas Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, setelah mendapat laporan terkait dengan hal itu, unit laka lantas datang ke lokasi untuk mencari tahu perkiraan kronologinya. Kemudian, kedua korban dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk divisum.

Bukan hanya itu, polisi juga berkoordinasi dengan Subdenpom Trenggalek untuk olah TKP. Sebab, kecelakaan tersebut melibatkan masyarakat umum dan perwira aktif TNI. ’’Makanya, selain pada malam hari setelah kecelakaan itu, olah TKP juga kami bersama Subdenpom Trenggalek agar diketahui secara persis bagaimana kejadiannya,’’ jelasnya.

(jaz/ed/and/c19/diq)

Sponsored Content

loading...
 TOP