Rabu, 18 Oct 2017
Logo JawaPos.com
Sepakbola Dunia

Islandia Sengaja Dorong Talenta Muda Gabung Liga Negara Lain

| editor : 

Islandia

Hampir semua pemain Islandia bermain di liga negara lain (AFP)

JawaPos.com - Fakta menarik tersaji dari skuad Finlandia yang berhasil lolos langsung ke Piala Dunia 2018. Pelatih Heimir Hallgrímsson sama sekali tak memanggil pemain yang berlaga di Liga Islandia, melainkan semuanya berkiprah di luar negeri atau liga negara lain.

Mereka ada yang bermain di Liga Denmark, Belanda, Swedia, Rusia, Skotlandia, Belgia, Inggris, Italia, Yunani, Jerman, Swiss, dan Israel. Tapi, justru itu kekuatan Islandia. Dengan mengandalkan legiun asing, mereka menjelma menjadi timnas yang kuat dan solid.

Islandia bisa dibilang memetik buah dari sistem pembinaan yang dilakukan sejak awal 2000-an. Asosiasi sepak bola Islandia (KSI) sengaja mendorong para talenta muda untuk berkiprah di luar negeri atau liga negara lain. Alasannya jelas, kompetisi Liga Islandia hanya berlangsung selama 4 bulan. Itu kurang untuk membentuk pemain mencapai level kompetitif terbaik. Dengan bermain di liga negara lain, sisi kompetitif mereka makin terasah.

Ini memang sudah dipikirkan secara matang ketika KSI bersama pemerintah Islandia membangun sejumlah lapangan indoor yang dilengkapi dengan fasilitas latihan yang komplet dan dikenal sebagai rumah sepak bola. Fasilitas itu lebih diutamakan untuk talenta-talenta muda. Mereka tetap bisa berlatih teknik dan strategi saat kompetisi libur. Mereka berlatih tanpa takut terganggu cuaca ekstrem saat musim dingin tiba. Sementara, kompetisi tetap berjalan selama 4 bulan.

Setelah talenta para pemain muda menonjol dan siap menjadi pesepak bola profesional, mereka didorong untuk bermain di liga negara lain. Klub-klub pemilik para pemain muda tersebut secara rela melepasnya dengan harga murah. Itulah kenapa banyak pemain muda Islandia berbakat yang bermain di liga negara lain. Mereka menjadi komoditi laris karena talenta hebat dan berharga murah.

Bahkan, banyak klub Eropa di luar Islandia yang sudah merekrut pemain-pemain Islandia sejak masih berusia dini. Tentunya, sebelum mendapatkan kontrak profesional bersama klub pemilik.

Gemblengan di klub negara lain memang tokcer. Lantaran kompetisi berjalan satu musim penuh selama 8 bulan efektif, kualitas para pemain Islandia meningkat. Ini jelas menguntungkan bagi KSI untuk membentuk timnas dengan skuat yang mumpuni. Dan, Islandia memetik hasilnya dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya adalah lolos ke Piala Dunia 2018 dengan skuad legiun asing.

Gylfi Sigurdsson, Aron Gunnarsson, Alfred Finnbogason, Birkir Bjarnason, dan lain-lain, matang berkat gemblengan kompetisi di liga negara lain. Saat dikumpulkan membela panji timnas Islandia, mereka menjadi tim yang solid dan berkualitas.

(epr/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP