Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Jawaban Kapolri Saat Ditanya Perkembangan Kasus Novel Baswedan

| editor : 

Jenderal Tito Karnavian

Jenderal Tito Karnavian (Radar Madura/JawaPos.com)

JawaPos.cim - Kasus penyiraman air kepas yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, terus bergulir. Namun, sudah masuk bulan keenam polisi belum juga mengungkap pelaku dan otak penyiraman.

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani saat rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mempertanyakan kenapa sampai saat ini kasus tersebut masih belum jelas penyelesaiannya.

"Kenapa sampai sudah enam bulan belum juga terungkap," tanya Arsul Sani kepada Tito di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10).

Tidak hanya Arsul, anggota Komisi III DPR lainnya Nasir Djamil juga mempertanyakan kasus Novel Baswedan. Dia mempertanyakan kenapa polisi seakan kesulitan d‎alam mengungkap kasus itu. "Kenapa ini tidak ada kemampuan untuk mengungkap kasus," kata Nasir Djamil.

Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus penyiraman cairan kimia terhadap Novel Baswedan.

Namun demikian Tito Karnavian berjanji akan mengungkap kasus tersebut. Buktinya sampai saat ini sudah banyak saksi yang diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Kami sudah banyak memeriksa saki, sudah ada 50 orang saksi, dan sudah ada lima orang yang diamankan, tapi tidak terkait (kasus Novel Baswedan)," kata Tito Karnavian.

Kemudian, orang yang dicurigai oleh Novel Baswedan yang selama ini dicurigai sebagai pelakuknya. Ternyata saat dikonfirmasi langsung kepada para saksi. Mereka menyebut bahwa rekaman yang di CCTV itu bukan pekakunya.

"Jadi sudah dilakukan metode konfrontasi," ungkap Tito Karnavian.

Sekadar informasi, Novel Baswedan disiram oleh cairan kimia oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa 11 April 2017 lalu. Kala itu Novel Baswedan usai menjalankan ibadah salat Subuh kemudian dua orang dengan menggunakan sepeda motor langsung menghampiri dan menyiram cairan kimia ke bagian wajah Novel Baswedan.

Saat ini Novel Baswedan sedang menjalani pemulihan di rumah sakit di kawasan Singapura. ‎Sebab saat disiram cairan kimia itu mengenai bagian mata sebelah kanan Novel Baswedan.

(cr2/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP