Senin, 23 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Wapres JK Ungkap Tiga Resep Perekat Hubungan Inggris-ASEAN

| editor : 

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja ke Inggris, Rabu (11/10)

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja ke Inggris, Rabu (11/10) (Istimewa for JawaPos.com)

JawaPos.com -Wakil Presiden Jusuf Kalla melanjutkan kunjungan kerjanya ke Eropa dengan mengunjungi Inggris. Dia bersama delegasi dari Indonesia menghadiri resepsi peringatan ASEAN ke 50 di Lancaster House, Stable Yard St, Jame's, London, Rabu malam (11/10).

Pada pertemuan itu, JK mengungkapkan tiga resep yang bisa menjaga hubungan baik ASEAN-Inggris. Yakni, perdamaian dan stabilitas; hubungan perdagangan yang terjalin sejak awal abad ke-16,  serta masih banyak peluang pengembangan bisnis antara Inggris-ASEAN.

Wapres menujunkan kepiawaianya dalam berpidato. Memadukan ulasan sejarah, analisis geopolitik, dan  ekonomi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja ke Inggris, Rabu (11/10)

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja ke Inggris, Rabu (11/10) (Ist for JawaPos.com)

Selama 50 tahun terakhir, menurut JK, ASEAN telah mencapai perdamaian dan stabilitas yang relatif stabil. Itulah yang bisa mengejar keberhasilan di sektor ekonomi.

"Ini telah menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat dengan pertumbuhan rata-rata di atas dunia. Bahkan, ASEAN telah menarik FDI sebesar USD 121 miliar, " ucap JK dalam siaran pers yang diterima Jawapos.com, Kamis (12/10.

Dia menilai ASEAN dengan populasi 600 juta orang atau 10 persen dari penduduk global itu telah mengubah dirinya menjadi kawasan dengan ekonomi terbuka dan terpadu. Diperkirakan pada 2020, kelas menengah ASEAN akan tumbuh menjadi 400 juta orang.

"Ini juga terus mengejar integrasi ekonomi yang lebih dalam dengan 6 mitra, dikenal sebagai Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)," ujar pejabat berlatar belakang saudagar itu.

Selain itu, hubungan perdagangan Inggris-ASEAN juga sudah terjalin berabad-abad lalu. JK mengungkap fakta sejarah saat James Lancaster mengadakan pakta perdagangan dengan para saudagar di Aceh, Jawa, dan Sumatera pada abad XVI. Pada abad ke-19 juga tercatat ada misi dagang yang dipimpin oleh George Finlayson ke Siam atau Thailand. Pada 2015 juga ada kunjungan Perdana Menteri David Cameron ke beberapa negara ASEAN pada 2015.

Di tahun yang sama, juga ada pengangkatan Duta Perdagangan Perdana Menteri ke negara-negara ASEAN. Keputusan yang disambut baik itu bisa mempererat hubungan kerjasama. Peluang bisnis di ASEAN bisa dengan mudah dipromosikan ke Inggris. Saat ini ASEAN merupakan mitra dagang terbesar ke-3 di Inggris.

"Saya yakin hal ini akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang karena ASEAN diprediksi akan menjadi pasar terbesar keempat di dunia pada tahun 2030," ujar JK.

Dia mengungkapkan peluang tersebut perlu dimanfaatkan dengan cara menstimulasi kontak bisnis dua belah pihak untuk melihat modalitas dan potensi sebenarnya. Misalnya, mengirim lebih banyak misi dagang hingga membuka lebih banyak penerbangan langsung ke Inggris.

"Meningkatkan kontak orang ke orang, dan mendorong lebih banyak kontak antara pemerintah dari kedua belah pihak untuk mendukung upaya tersebut," ujarnya. 

(jun/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP