Jumat, 20 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Terungkap, Ini Pemicu Brimob Nekat Tembak Mati 2 Rekannya

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Dite Surendra/Jawa Pos)

JawaPos.com - Seorang anggota Brimob menembak mati dua rekannya sesama anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah. Setelah menembak rekannya pelaku bunuh diri dengan menambak kepalanya.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, motif penembahakan diduga karena masalah utang. Diduga pelaku stres sehingga ‎menembak dua rekannya itu.

"Untuk sementara motifnya pribadi, masalah utang sehingga stres," ujar Tito Karnavian di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10).

Tito Karnavian mengungkapkan, terkait berulangka penembakan polisi, setiap anggota kepolisian sebelum memiliki senjata api ada prosedur yang panjang. Misalnya test psikologi.

Oleh sebab itu, apabila di kasus penambahakan di Blora tersebut ada pelanggaran mekanisme dalam mendapatkan senjata maka harus ada yang mendapat sanksi. Misalnya, kata Tito, pimpinan dari kesatuan pelaku.

"Maka ada aturan sanksi yang cukup keras," kata Tito Karnavian.

Adanya kasus itu, Tito Karnavian meiminta jangan ada pihak-pihak yang memiliki persepsi negatif terhadap kepolisian. Pasalnya masih banyak polisi yang memiliki senjata api dan digunakan dengan sangat baik.

"Berharap tidak digeneralisir anggota Polri dengan pengunnan senjata api," kata mantan Kapolda Papua itu.

Sebelumnya, penembakan ini dilakukan oleh Brigadir Bambang Tejo yang bertugas sebagai pengamanan di lokasi pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul Blora, Jawa Tengah.

Pria berusia 36 tahun ini tewas dengan menembak kepalanya dengan senjata AK 101. Sebelumnya, ia juga telah menewaskan dua rekannya sesama anggota Brimob.

(cr2/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP