Jumat, 20 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Tolak Maju Pilgub Jatim, Ini Rencana Djarot Setelah Lengser

| editor : 

Djarot Saiful Hidayat

Djarot Saiful Hidayat (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tahun 2018 mendatang, merupakan tahun diselenggarakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di beberapa wilayah di Indonesia. Partai-partai tentunya sudah membahas siapa calon yang akan diusung.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku banyak pihak yang merayunya untuk turut serta menyalonkan diri. Dia mengatakan, ditawari maju pada Pilkada Jawa Timur dan ada juga tawaran untuk pilkada lainnya.

Namun, Gubernur yang akan lengser 15 Oktober mendatang itu tidak menceritakan secara detail. Dia mengatakan, saat ini belum tertarik menerima tawaran tersebut.

"Banyak yang ngerayu 'Pak, nyalon' di tempai ini itu, ada di Jawa Barat, Jawa Timur," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/10).

Dia pun menolak ajakan-ajakan yang datang padanya itu. Menurutnya, masih ada kader lain yang mungkin lebih pantas untuk terjun ke Pilkada 2018.

"Untuk Jawa Timur masih banyak kader-kader yang lebih baik mungkin dari pada saya, lebih banyak tokoh-tokoh ya. Saya belum terpikir ke sana," tutur Djarot.

Djarot mengungkapkan, tawaran untuk maju pada Pilkada 2018 dikarenakan banyaknya warga yang menilai Jakarta kini semakin toleran.

"Kalau saya ke daerah, selalu dia menyampaikan, 'Terima kasih Bapak telah memperjuangkan nilai yang kami yakini itu benar', yaitu nilai-nilai Pancasila, arti persahabatan, toleransi, mereka seneng banget," kata Djarot.

Sebelumnya, dia bercerita, setelah masa jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta berakhir, Djarot mengungkapkan keinginannya untuk tetap tinggal di Ibu Kota. Sebab, anak-anaknya sudah lelah dengan perpindahan yang dilakukan selama ini.

"Saya Insya Allah tetep di Jakarta. Anak-anak sudah terlampau sering untuk diajak berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu kota ke kota yang lain, dari satu provinsi ke provinsi yang lain," paparnya.

(cr3/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP