
Pemain Semeru FC dievakuasi menggunakan rantis barracuda.
JawaPos.com - Pertandingan antara Kalteng Putra dengan Persigo Semeru FC di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Minggu (8/10) sore berakhir dengan kericuhan. Bahkan tim Semeru FC dan perangkat pertandingan harus dievakuasi menggunakan kendaraan taktis (rantis) barracuda.
Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu berujung intimidasi ke tim Semeru FC dan perangkat pertandingan. Menurut cerita nakhoda Semeru FC Putut Widjanarko, timnya mendapatkan lembaran botol air mineral dari pendukung Kalteng Putra yang masuk ke stadion tanpa harus membayar tersebut.
Sedangkan wasit menjadi sasaran protes dari pemain serta official tim Kalteng Putra. Pihak keamanan akhirnya turun untuk mengamankan perangkat pertandingan dan tim Semeru FC. "Kami sempat tertahan kurang lebih setengah jam di dalam stadion," ungkap Putut.
Untuk menghindari amuk massa, maka aparat keamanan menggunakan rantis barracuda untuk mengangkut tim Semeru FC dan perangkat pertandingan. Bukannya kembali ke hotel, mereka justru diamankan di Polres Palangka Raya. "Sekitar satu jam kami berada di sana," aku Putut.
Semeru FC akhirnya tak kembali ke hotel. Sesuai dengan arahan dari pihak keamanan, mereka diungsikan ke Banjarmasin. "Bahkan ganti pakaian pun tak sempat. Sebab kami langsung naik bus ke Banjarmasin. Butuh empat jam perjalanan dari Palangkaraya," imbuhnya.
Tim dibagi menjadi dua rombongan. Seluruh pemain dan tim pelatih masuk dalam rombongan pertama yang berangkat naik bus ke Banjarmasin. Sedangkan Manajer Semeru FC Miko Agus Pribadi harus kembali ke hotel untuk membereskan barang-barang pemain, serta menyelesaikan administrasi.
Evakuasi ke Banjarmasin membuat Semeru FC merugi. Pasalnya mereka sudah memesan tiket pesawat untuk pulang ke Surabaya dari Palangkaraya. Sekarang tiket itu sudah tak berlaku, dan mereka harus segera mencari tiket pesawat dari Banjarmasin menuju Surabaya.
"Dari sisi teknis kami juga merugi karena masa istirahat pemain menjadi terpotong. Padahal kami harus kembali bertanding Kamis (12/10) nanti," sesal Putut. Putut berharap agar PSSI turun tangan untuk menginvestasi kekisruhan di Palangka Raya ini.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
