Kamis, 14 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Pembantai Keluarga Dites Kejiwaan, Hasilnya Pelaku Pintar

| editor : 

BUTUH KESABARAN: Agus Supriyatna (35), pelaku pembunuhan keluarganya sendiri saat menjalani tes kejiwaan di RS Bhayangkara Bandung.

BUTUH KESABARAN: Agus Supriyatna (35), pelaku pembunuhan keluarganya sendiri saat menjalani tes kejiwaan di RS Bhayangkara Bandung. (Istimewa/radarcirebon.com)

JawaPos.com – Tersangka Agus Supriyatna (35) alias AS, pelaku pembantain keluarga sendiri di Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, melakukan tes kejiwaan di Bandung. Selama 12 hari, pelaku menjalani tes kejiwaan di rumah sakit Polri Sartika Asih, Bandung.

“Biasanya kan tes kejiwaan 14 hari, tapi dokter bilang 12 hari sudah cukup. Jadi, Sabtu malam (23/9), AS pulang ke Cirebon,” kata Kanit Reskrim Polsek Sumber Ipda Rachimi kepada radarcirebon.com (Jawa Pos Group) di Mapolsek Sumber.

Saat ini, petugas kepolisian masih menunggu hasil dari tes pemeriksaan tersebut untuk nanti diajukan ke kejaksaan. “Pemeriksaannya kan waktunya lama, sehingga hasilnya juga lama. Kemungkinan hasilnya keluar nanti sekitar seminggu ke depan,” kata Rachimi.

Menurut Rachimi, saat diperiksa tes kejiwaan di Bandung, pelaku mengaku tidak tahu dengan perbuatannya saat itu. Namun pelaku merasa ingat dengan tindakan kejinya karena saat itu dalam kondisi setengah sadar.

“Kalau kita bilang stress ya normal. Tapi dia mengakuinya ada yang merasuki. Dari keterangan dokter di sana juga bahwa pelaku ini memang kebanyakan menyendiri,” ujar Rachimi.

Bahkan saat dilakukan tes untuk mengerjakan 600 soal, pelaku bisa menjawabnya. Bahkan pelaku dinilai pintar karena mengerjakannya hanya dengan waktu yang singkat meskipun soal istilah.

“Pelaku ini lulusan SMA jurusan IPA. Dia juga masuk kategori pintar, karena mengerjakan soalnya cepat dan istilah bahasa juga hafal. Jadi kalau misalkan dianggap gila ya normal, tetapi kita masih menunggu hasilnya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pelaku juga kadang bertanya kepada petugas kepolisian terkait kondisi anaknya. Anak pelaku sendiri, yang sempat menjadi korban kondisinya kini membaik dan sudah dipulangkan dari rumah sakit.

Seperti diketahui, tragedi pembunuhan sadis yang dilakukan AS terhadap keluarganya sendiri itu berlangsung Sabtu (2/9) malam. Dalam peristiwa itu, istri dan ibu kandungnya sendiri tewas dibunuh.

Sementara kedua anaknya yang masih kecil dan kedua kakak iparnya mengalami luka-luka serius. Keempat korban berhasil diselamatkan setelah warga datang menolong saat kejadian.

(yuz/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP