Minggu, 22 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Cegah Peredaran PCC, Polisi dan Dinkes Ini Lakukan Razia ke Toko Obat

| editor : 

Obat PCC

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com- Maraknya peredaran obat ilegal PCC baru-baru ini, membuat semua pihak waspada. Untuk mencegah terjadinya peredaran obat tersebut di wilayahnya, jajaran Polres Lamandau, melalui Satreskoba mulai Selasa (19/9) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau untuk razia gabungan peredaran obat.

Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama melalui Kasat Narkoba Iptu Ancas Apta Nirbaya mengatakan, pihaknya sudah menggelar razia di seluruh toko obat di Lamandau untuk antisipasi peredaran obat ilegal dan berbahaya.

"Ada tujuh toko obat yang kita razia dan tidak ditemukan obat berbahaya seperti PCC, Zenith maupun lainnya," ungkap Iptu Ancas kepada Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Minggu (24/9).

Namun, kendati tidak ditemukan obat ilegal di Lamandau, pihaknya tidak lengah. Pihaknya tetap akan terus melakukan razia dan pemberantasan terhadap narkoba, obat-obat ilegal maupun berbahaya di wilayah hukum Lamandau.

"Lamandau Bersinar (Berantas Sindikat Bandar Narkoba) dan peranan semua pihak sangat diharapkan," tegasnya.

Dalam razia dengan kekuatan personel sebanyak 11 orang, yakni tujuh orang personel Polri dr SatresNarkoba Polres Lamandau dan empat orang Personel Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau. Pemeriksaan secara teliti dilakukan agar benar-benar aman untuk masyarakat Bumi Bahaum Bakuba.

Sementara Kasi Farmasi Dinkes kab Lamandau, Ferayani mengakui, selama kegiatan razia bersama Polres Lamandau tidak ditemukannya jenis PCC dan obat-obatan yang Ilegal. Tapi masyarakat harus waspada dan lebih selektif konsumsi obat.

"Khususnya pemahaman kepada anak-anak tidak konsumsi makanan sembarangan dan tanyakan dengan dokter lebih jelasnya," tukasnya.

(wnd/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP