Selasa, 12 Dec 2017
Logo JawaPos.com
Hukum & Kriminal

Unsur Trafficking di Lelang Perawan Nikahsirri.com Harus Diungkap

| editor : 

Aris Wahyudi pemilik nikahsirri.com sebelum ditangkap polisi

Aris Wahyudi pemilik nikahsirri.com sebelum ditangkap polisi (Hendra Eka/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kepolisian telah mengungkap kasus lelang perawan yang disebarkan situs Nikahsirri.com. Dari kasus itu, polisi menangkap Aris Wahyudi sebagai pemilik situs sebagai tersangka.

Terkait pengungkapan ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengapresiasi kinerja kepolisian. Mereka berharap polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

Menteri PPPA Yohana Yembise mengatakan, terungkapnya kasus lelang perawan ini pun tidak lepas dari campur tangan masyarakat yang turut melaporkan melalui jejaring media sosial. "Kami sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu pemerintah dalam mengusut tuntas kasus ini,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (24/9)

Mereka berharap ke depan kepolisian dapat mengusut tuntas apakah ada unsur perdagangan orang dalam kasus ini. “Mengingat unsur eksploitasi terhadap kaum perempuan menjadi sorotan kami dalam kasus ini,” sambung dia.

Apabila nantinya terbukti ada unsur perdagangan orang, maka pelaku tindak pidana perdagangan orang di kelompok yang terorganisasi itu bisa dipidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun.

(Istimewa)

“Kemudian didenda maksimal Rp 600.000.000. Seluruh hukuman yang tertera dalam pasal 2 UU TPPO (pemberantasan tindak pidana perdagangan orang) tersebut ditambah sepertiga jika terbukti dilakukan oleh kelompok terorganisir, sesuai dengan ketentuan Pasal 16 UU TPPO,” tegas dia.

KemenPPPA kata dia menginginkan kasus seperti ini tidak terulang dan perlunya partisipasi masyarakat untuk lebih membantu pemerintah untuk mencegah eksploitasi perempuan dan anak.

"Bilamana kasus seperti ini terulang maka pemerintah akan terus bekerja sama dan tidak akan segan untuk menindak tegas,” tukas dia.

(elf/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP