Senin, 23 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Nasional

Cuitan TNI AU soal 5 Ribu Senjata Singgung Panglima Gatot?

| editor : 

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Cuitan akun Twitter resmi TNI Angkatan Udara, @_TNIAU menjadi viral. Pasalnya cuitan itu dinilai menyinggung pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo soal institusi negara hendak mendatangkan senjata 5.000 unit.

Kadispenau Marsma TNI Jemi Trisonjaya mengatakan, dia selaku penanggung jawab twitter TNI AU menyampaikan permohonan maaf atas mention di Twitter. Pasalnya, postingan tersebut menimbulkan berbagai pendapat tentang TNI AU.

“Pernyataan admin yang berkaitan dengan pernyataan Panglima TNI tetang penyelundupan 5.000 senjata tidak ada keterkaitan dengan substansi pernyataan dari beliau, tetapi ingin mengajak masyarakat tidak mudah melemparkan hoaks,” kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Minggu (24/9).

Cuitan akun Twitter resmi TNI Angkatan Udara, @_TNIAU

Cuitan akun Twitter resmi TNI Angkatan Udara, @_TNIAU (Istimewa)

Apalagi data dan fakta dugaan itu belum akurat. Sehingga masyarakat diminta jangan sampai termakan informasi hoaks.

“Admin TNI AU tidak menyanggah kebenaran isi pernyataan selama itu memang benar pernyataannya dan mendapat ijin dari beliau (Panglima TNI). TNI jalur komandonya adalah tegak lurus, sehingga masyarakat jangan menginterpretasikan ke arah lain dari pernyataan airmin di Twitter,” sambung dia.

Dia menambahkan, untuk isi mention Twitter yang seolah-olah penyanggah pernyataan Panglima itu tidak benar. “Yang benar adalah admin ingin mengajak masyarakat untuk jangan mudah percaya terhadap berita yang belum dikeluarkan secara resmi oleh pihak-pihak yang berwenang di dalam istitusinya,” ucapnya.

Bahkan kata dia, cuitan itu malah mendukung apa yang dikatakan Panglima. “TNI solid, tidak akan terpecah belah demi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” tukas dia.

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP