Selasa, 12 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Isteri Otaki Pembunuhan Suami, Pasangan Selingkuh Jadi Eksekutor

| editor : 

Polisi amankan pasangan selingkuh

Polres Batanghari meringkus Marlina dan Rudianto, tersangka pembunuhan terhadap Azroi. (Dok.Jambi Ekspres/JPG)

JawaPos.com - Kejelian polisi akhirnya berhasil pengungkap kasus pembunuhan terhadap Azroi (43), Warga Desa Danau Embat, Maro Sebo Ilir, Batanghari yang menggegerkan pada Senin (11/9) lalu. Pelakunya ternyata Rudianto (30), pasangan selingkuh istri korban.

Parahnya, Rudianto yang bekerja sebagai buruh di kebun sawit milik korban, melakukan aksi keji itu atas suruhan istri korban Azroi yakni Marlina (30). Ternyata Rudianto dan Marlina telah menjalin hubungan terlarang sekitar enam bulan.

Kasat Reskrim polres Batanghari IPTU Dimas Arki, S.Ik mengatakan, Rudianto sudah berhasil diamankan oleh aparat Polres Batanghari.
Pelaku diamankan di kediaman Marlina di Desa Danau Embat Jumat (22/9) sekitar pukul 01.00 Wib dini hari.

"Tersangka sudah kita amankan,saat ini sudah berada di Mapolres Batanghari untuk penyidikan lebih lanjut,’’ jelas IPTU Dimas Arki sebagaimana dilansir Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Minggu (24/9).

Dijelaskan Kasat, penangkapan terhadap tersangka eksekutor pembunuhan Azroi itu berawal pada Senin (18/9) lalu. Saat itu, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Batang Hari dan Polsek Maro Sebo Ilir yang dipimpin oleh Kasat reskrim dan KBO Reskrim Polres Batanghari melakukan penyelidikan dan memancing tersangka Rudianto untuk datang ke rumah Marlina di Danau Embat.

Selang beberapa hari kemudian, tepatnya pada Kamis (21/9), aparat mendapatkan informasi bahwa tersangka menghubungi Marlina. Saat itu, ia mengatakan akan menemui selingkuhannya itu di kediamannya di Desa Danau Embat. Berbekal informasi itu, aparat kemudian langsung melakukan pengintaian di kediaman Marlina.

Benar saja, pada Jumat (22/09) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib, tersangka datang ke rumah Marlina dan masuk lewat pintu belakang. Saat berada di rumah itulah, aparat yang sudah melakukan pengintaian langsung melakukan penyergapan, untuk kemudian digelandang ke Mapolres Batanghari.

‘‘Dua-duanya (Rudianto dan Marlina, red) kita amankan. Keduanya diduga melanggar pasal 338 subsider pasal 340 jo pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup,’’ tukas Dimas.

Barang bukti yang diamankan, kata Kasat, antara lain, kayu bulat yang digunakan tersangka pada saat melakukan pembunuhan, motor Honda Supra GTR 150, celana yang digunakan tersangka pada saat melakukan pembunuhan dan uang tunai berjumlah Rp 50 ribu.

(nas/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP