Kamis, 14 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Health Issues

Hipertensi Harus Konsisten Minum Obat

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Pixabay)

JawaPos.com - Satu hal yang harus diketahui penderita hipertensi adalah konsistensi dalam konsumsi obat. Karena beberapa orang masih beranggapan obat akan merusak fungsi ginjal, padahal obat hipertensi tidak akan merusak ginjal.

’’Obat yang merusak ginjal itu obat-obat penghilang nyeri yang tanpa pengawasan dokter, bukan obat hipertensi,’’ tegas spesialis penyakit dalam dr Mukti Arja Berlian SpPD

Jadi, bila ada orang yang menganggap tekanan darahnya sudah normal dan merasa tidak perlu mengkonsumsi obat lagi itu salah. ’’Tekanan darahnya stabil itu ya karena obat,’’ imbuhnya. Pasien harus tetap mengkonsumsi obat, atau hipertensi akan berlanjut pada komplikasi.

Berlian mencoba menjelaskan empat komplikasi terbanyak dari hipertensi sekarang, pertama yakni stroke, ginjal, jantung, dan mata. Bila tekanan darah yang tinggi tidak dikontrol, akan membuat pembuluh darah dalam banyak organ menjadi rapuh.

Bila mempunyai tekanan darah, lanjutnya, 139/80 mmHg sudah terdolong pra-hipertensi. Dan harus dikembalikan lagi pada kadar normal yakni 120/80 mmHg. Karena bila sudah menjadi hipertensi, artinya pasien harus lebih bekerja keras untuk mengontrol tekanan darah menjadi normal.

Menurutnya, semakin banyaknya penderita hipertensi yang berakhir pada komplikasi. Membuktikan kalau banyak orang tidak mengontrol tekanan darahnya. Padahal menstabilkan tekanan darah adalah wajib hukumnya.

Bila hipertensi dulu, lanjutnya, pada umumnya diderita oleh orang berumur 40 tahun keatas, dan sekarang mulai banyak didominasi oleh kaum muda. Menurutnya hal tersebut dikarenakan lifestyle kaum muda yang menjadi pencetus timbulnya hipertensi lebih dini. ’’Jadi sudah gen hipertesi, lalu ditambah gaya hidup yang buruk, jadilah munculnya semakin cepat,’’ ucap dia.

Bahkan, lanjut Mukti, seseorang tidak harus mengkonsumsi obat-obatan yang mahal. Untuk mengontrol tekanan darahnya menjadi normal. ’’Obat itu cocok-cocokan, juga banyak orang yang cocok sama yang murah,’’ tegasnya. (*)

(ina/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP