Selasa, 12 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Internasional

Tak Tolong Lansia Pingsan, Didenda Rp 57 Juta

| editor : 

KARENA ABAI: Tiga orang yang identitasnya dirahasiakan dikenai denda bervariasi antara Rp 38 juta—Rp 57 juta.

KARENA ABAI: Tiga orang yang identitasnya dirahasiakan dikenai denda bervariasi antara Rp 38 juta—Rp 57 juta. (DW.COM)

JawaPos.com – Tiga warga Jerman harus membayar mahal karena abai. Senin (18/9) Pengadilan Distrik Essen, Jerman, menjatuhkan denda di kisaran Euro (EUR) 2.400–3.600 atau setara dengan Rp 38,2–57,3 juta per orang. Gara-garanya, mereka tidak menolong lansia yang pingsan di ruang ATM salah satu bank. Kakek 83 tahun itu akhirnya meninggal.

”Tak ada seorang pun yang ingin membantunya,” ujar hakim Karl-Peter Wittenberg. Dua laki-laki yang dikenai denda itu mengira si kakek adalah gelandangan yang numpang tidur. Karena itu, mereka tak menghiraukannya.

Sementara itu, seorang perempuan yang juga dikenai denda mengaku bahwa dirinya pernah mendapatkan pengalaman buruk dengan gelandangan. Karena itu, dia tak mau memeriksa.

Oktober tahun lalu, si kakek malang tersebut pergi ke kantor cabang salah satu bank yang memiliki mesin ATM. Dia tiba-tiba jatuh pingsan. Saat itu, tak ada orang karena hari libur. Beberapa saat kemudian, ada empat nasabah yang bergantian masuk ruang ATM. Namun, tak satu pun yang peduli dengan si kakek.

Empat orang itu juga diproses hukum, tapi belum divonis. Baru nasabah kelima yang akhirnya memanggil bantuan. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan via CCTV. Akhirnya, diketahui identitas empat nasabah yang abai tersebut.

Berdasar undang-undang di Jerman, penduduk yang tidak membantu kasus medis darurat dihukum berupa denda atau setahun penjara. Setidaknya, mereka harus menelepon polisi atau rumah sakit agar orang yang tengah membutuhkan pertolongan bisa segera tertangani. (*)

(TheLocal/BBC/sha/c16/any)

Sponsored Content

loading...
 TOP