Senin, 23 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Temukan Mortir Aktif di Pinggir Bengawan Solo

| editor : 

DIAMANKAN: Anggota Yon Armed 12 Angicipi Yudha Ngawi menyerahkan dua mortir temuan warga ke kantor SPKT Polres Ngawi

DIAMANKAN: Anggota Yon Armed 12 Angicipi Yudha Ngawi menyerahkan dua mortir temuan warga ke kantor SPKT Polres Ngawi (LODITYA FERNANDEZ/Radar Ngawi/JPR)

JawaPos.com- Dua mortir yang diduga masih aktif ditemukan warga di pinggir DAS Bengawan Solo yang berada di wilayah Ngawi. Kondisinya sudah berkarat. Diduga, senjata artileri itu merupakan peninggalan agresi militer Belanda II.

’’Yang menemukan Mardi, warga Selopuro, Kecamatan Pitu, Ngawi,’’ ujar Kasubbaghumas Polres Ngawi AKP Eko Setyo Martono.

Dua mortir tersebut kemarin diserahkan anggota Yon Armed 12 Angicipi Yudha Ngawi ke Polres Ngawi. Mortir itu ditemukan di pinggir DAS Bengawan Solo di kawasan Desa Sepreh, Kecamatan Pitu, Ngawi, Kamis (14/9).

Penemuan tersebut berawal saat Mardi mencari bambu di pinggir sungai pukul 13.30. Saat beristirahat, pandangan Mardi tertuju pada dua mortir di pangkal bambu. Tanpa pikir panjang, dua mortir itu dibawa pulang. ’’Mortir tersebut disimpan di rumahnya,’’ kata Eko.

Mardi lantas menceritakan penemuan mortir itu kepada tetangga sekitar. Karena dinilai berbahaya, mortir tersebut akhirnya diserahkan kepada Yudha pada Sabtu (16/9) pukul 16.00. Selanjutnya, mortir itu dilimpahkan ke Polres Ngawi kemarin. ’’Yang menerima petugas SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Red),’’ imbuh Eko. Diduga, mortir tersebut merupakan sisa agresi Belanda. Sebab, bentuknya mirip dengan mortir pada zaman penjajahan Belanda.

Mortir itu diperkirakan sempat hanyut di DAS Bangawan Solo. Petugas belum bisa menentukan apakah mortir tersebut masih aktif atau tidak. ’’Meski berkarat, sepertinya masih aktif,’’ ucap Eko.

Meski diserahkan ke Polres Ngawi, penanganan mortir itu bakal dikoordinasikan dengan pihak yang berwenang. Yakni, Detasemen Peralatan (Denpal) Madiun. Untuk penyerahan mortir tersebut, pihaknya masih menunggu instruksi dari Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiardja. ’’Kami menunggu instruksi lebih lanjut,’’ tuturnya.

(odi/ota/c18/diq)

Sponsored Content

loading...
 TOP