Sabtu, 21 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Pemilihan

Bawaslu Rekomendasikan ke KPU Batalkan Calon Bupati Jayapura

| editor : 

Bawaslu RI

Badan Pengawas Pemilu -RI (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membatalkan calon Bupati Jayapura Nomor urut 2 Mathius Awitauw. Itu karena dia terbukti melanggar Pasal 71 ayat (2) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

"Kami sudah mengeluarkan surat rekomendasi kepada KPU RI agar menindaklanjuti ke KPU Provinsi di Papua agar membatalkan Calon Bupati Mathius Awoitauw," ujar Ketua Bawaslu Abhan saat menggelar konferensi pers di kantornya, Gedung Bawaslu, M.H Thamrin, Jakarta, Kamis (21/9).

Adapun Mathius dianggap melanggar karena melakukan pergantian pejabat di Pemerintah Kabupaten Jayapura di jelang akhir masa jabatannya pada Oktober 2017. Sementara di dalam undang-undang, kepala daerah dilarang melakukan pergantian pejabat selama enam bulan sebelum masa jabatannya habis.

Abhan mengatakan, keputusan berdasarkan laporan dari Calon Bupati Nomor Urut 3, Godlief Ohee itu dilakukan secara hati-hati. Mereka sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak pelapor, terlapor, saksi, hingga ahli.

"Setelah mengumpulkan fakta, data hukum yang ada, kami melakukan kajian dan pleno," tegas dia.

Di sisi lain dia menjelaskan, bahwa pembatalan calon itu hanya terhadap Mathius. Tidak serta merta dengan pasangannya. "Rekomendasi pembatalan ini tidak ditujukan kepada calon wakil bupati nomor urut dua," jelasnya.

Abhan berharap jika nanti KPU mengaminkan rekomendasi mereka, itu menjadi pelajaran bagi calon kepala daerah lainnya. Terkhusus petahana.

"Diharapkan akan memberikan pelajaran berarti bagi calon kepala Daerah dan wakil kepala daerah di seluruh Indonesia untuk tidak melanggar ketentuan di dalam Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah," pungkas Abhan.

Perlu diketahui bahwa Pilkada Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017 telah terhenti akibat ditemukannya pelanggaran terstruktur dan masif yang menyebabkan adanya Rekomendasi Panwas Kabupaten Jayapura untuk melakukan PSU di 229 dari 348 TPS yang tersebar di 19 Distrik.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini sendiri tertunda selama 6 bulan dan baru dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2017 di 261 TPS oleh KPU Provinsi Papua. Hasilnya masih dalam penghitungan di KPU. 

(dna/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP