Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Ruang Aset Pemkab Kendal Terbakar, Diduga Korsleting

| editor : 

Kebakaran menyebabkan puluhan karyawan di Badan Keuangan Daerah yang berada di gedung A menjadi panik.

Kebakaran menyebabkan puluhan karyawan di Badan Keuangan Daerah yang berada di gedung A menjadi panik. (Nur Kholid/Radar Pekalongan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kebakaran menimpa ruang aset pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) di Komplek Kantor Bupati Kendal. Diduga api berasal dari konsleting listrik. Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam musibah, namun banyak dokumen di ruang tersebut terbakar.

Pantauan Radar Pekalongan (Jawa Pos Group), kebakaran terjadi Selasa (19/9) sekitar pukul 6.45. Kebakaran menyebabkan puluhan karyawan di Badan Keuangan Daerah yang berada di gedung A menjadi panik. Mereka keluar dari kantor menyelamatkan beberapa dokumen, termasuk lemari besi yang digunakan untuk menyimpan dokumen.

Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Kurang lebih 45 menit, api berhasil dijinakkan petugas pemadam kebakaran Satpolkar Kendal, sehingga tidak sampai merembet ke ruangan lain.

Kabid Pengelolaan dan Aset Daerah, Aris Irwanto, mengaku tidak tahu pasti kejadian. Dia datang ke kantor pukul 6.30 absen, lalu keluar untuk mengantar anaknya ke sekolah. Dia bersyukur komputer yang berisi file dokumen penting bisa terselamatkan.

"Saat saya datang ke kantor belum terdapat api, tetapi saya mencium bau seperti benda terbakar. Namun bau itu sudah tercium sejak Senin sore. Alhamdulilah yang terbakar dokumen tidak penting, hanya hardwarenya, yang penting file sofwarenya bisa diselamatkan," terang dia.

al senada diungkapkan salah satu staf, Fajar Ariyanto. Ia mengatakan, dia datang tidak lama setelah Kabid Pengelolaan dan Aset DAerah, Aris. Dirinya absen kehadiran lalu mengambil kunci mobil dan turun ke bawah.
"Tidak tahu sumber apinya dari mana, tahu-tahu saya melihat kantor terbakar dan langsung kontak damkar," kata dia.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kendal, Subarso, mengatakan, pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. "Beruntung kondisi hydran di Kantor Bupati sebagian berfungsi, sehingga kami tidak kesulitan mendapatkan pasokan airnya," kata dia.

Saat ini penyebab kebakaran dan kerugiannya masih dalam penyelidikan Polres Kendal.

(yuz/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP