Rabu, 13 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Humaniora

Kodam Cendrawasih Bakal Kibarkan Spanduk HUT TNI di Puncak Carstensz

| editor : 

Carstensz

Puncak Pyramid Carstensz. (Youtube)

JawaPos.com - Dalam rangka HUT ke-72 TNI, Kodam XVII/Cenderawasih akan melakukan pendakian massal ke puncak Carstensz yang berada di Provinsi Papua. Carstensz diketahui sebagai puncak tertinggi Indonesia, dimana ketinggiannya mencapai 4.884 mdpl.

Hal itu disampaikan Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav. Edward Sitorus kepada wartawan beberapa saat yang lalu, Selasa, (19/9).

"Dalam pendakian nanti, turut juga para pendaki dari kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda, dan wartawan dari berbagai media di Indonesia," terang alumnus Akmil 90 ini.

Ditambahkannya, pendakian kali ini selain dalam rangka memperingati HUT ke 72 TNI, juga bertujuan untuk menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air, serta menggalang soliditas dan keakraban antar TNI, pelajar, mahasiswa, pemuda, media dan masyarakat lainnya.

"Pendakian gunung dapat menjadi sarana perekat toleransi keberagaman di Indonesia," tegas edward Sitorus.

Dikatakannya pula, pendaki tunadaksa dunia asal Kota Solo, Sabar Gorky, juga akan terlibat dalam pendakian ke Puncak Carstensz Pyramid.

Sementara itu, salah satu anggota tim pendaki dari kalangan wartawan, Dar Edi Yoga mengatakan, bahwa pendakian di salah satu gunung tertinggi di dunia ini akan melibatkan para wartawan dari Kantor Berita Politik RMOL (JawaPos Group), CNN Indonesia, Transtv, MNC, juga anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

“Rencannya para pendaki sipil bersama anggota TNI akan mengibarkan bendera Merah Putih di kedua puncak Jayawijaya, dan akan membentangkan banner logo HUT ke-72 TNI," jelas Dar Edi Yoga yang sehari-hari menjabat sebagai Pimpinan Perusahaan RMOL.

Yoga yang menjadi Manager Sabar Gorky ini, sekaligus ingin membuktikan bahwa setiap jengkal dan titik yang ada di wilayah pendakian merupakan bagian dari NKRI yang tidak terpisahkan. 

“Untuk itu harus menjadi perhatian kita bersama, sehingga wajib dijaga dan dirawat demi kehidupan kita bersama,” imbuhnya.

Jika tidak ada aral melintang keberangkatan Tim Ekspedisi Bhinneka Tunggal Ika dari Jakarta dijadwalkan 28 September mendatang.

(dms/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP