Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Otomotif

Jajal SPLU, Mobil Sport Ini 'Mejeng' di Kantor PLN

| editor : 

mobil listrik

BMW i8 saat sedang uji coba pengisian ulang SPLU di PLN Disjaya (Hana Adi Perdana/JawaPos.com)

JawaPos.com - PLN Distribusi Jakarta Raya kedatangan tamu berupa mobil BMW i8 yang akan melakukan test-charging dengan menggunakan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang tersedia di lahan parkir khusus kendaraan listrik PLN Distribusi Jakarta Raya pada hari Senin siang (18/9).

Mobil plug in hybrid yang didukung dengan motor listrik bertenaga 131 horse power yang terpasang di dua roda depan mobil ini datang dengan kondisi belum terisi baterai. Mobil pabrikan asal Jerman itu memiliki konsumsi energi berkisar antara 11,9 kWh/100 km atau setara dengan sekitar Rp 20.000 untuk penggunaan sejauh 100 km.

Selain test-charging, PLN juga memperkenalkan prototype lahan parkir khusus kendaraan listrik yang difasilitasi oleh SPLU sehingga hal ini juga dapat menjadi pendorong bagi instansi lain untuk menyediakan lahan parkir khusus kendaraan listrik. Sehingga masyarakat pun akan menjadi lebih tertarik untuk menggunakan kendaraan listrik karena sembari diparkir, kendaraan listrik pun dapat diisi ulang sehingga baterai pun telah terisi penuh sebelum digunakan kembali.

mobil listrik

BMW i8 saat sedang uji coba pengisian ulang SPLU di PLN Disjaya (Hana Adi Perdana/JawaPos.com)

Dari hasil test-charging ini sendiri, PLN Distribusi Jakarta Raya membuktikan bahwa SPLU dinyatakan telah siap sebagai infrastruktur pengisian energi listrik untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik.

Sampai dengan pertengahan bulan September 2017 ini, jumlah SPLU di wilayah DKI Jakarta sudah mencapai 578 unit dan ditargetkan akan mencapai 1.000 unit yang tersebar di wilayah DKI Jakarta pada akhir tahun 2017 ini. Selain perkembangan jumlah, PLN juga akan terus berinovasi agar SPLU dapat semakin mudah digunakan dan diakses oleh masyarakat.

Masyarakat juga dapat meminta kepada PLN untuk memasangkan SPLU di lokasi yang diinginkan agar kebutuhan energi listriknya terpenuhi, termasuk juga sebagai charging station kendaraan listrik.
SPLU sendiri telah resmi diluncurkan sejak Agustus 2016 dan selama ini, SPLU digunakan untuk mendukung perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

SPLU mengadopsi sistem prabayar. Untuk dapat menggunakan SPLU Beji Lintar tersebut, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

Selain itu, keberadaan SPLU saat ini juga dapat dengan mudah dicari melalui aplikasi Google Maps dengan kata kunci “SPLU PLN”.

(cr4/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP