Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Lifestyle

Pakaian Jenis Ready to Wear Diberi Nuansa Nusantara, Ini Hasilnya

| editor : 

Penampilan fashion design contest

Penampilan fashion design contest (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

JawaPos.com – Pangsa pasar busana Ready to Wear (pakaian jadi) atau pakaian sehari-haro menjadi komoditi sektor fesyen potensial di tanah air. Untuk itulah, diperlukan peran para desainer muda sebagai generasi penerus dalam memperkuat lini ready to wear yang mengangkat inspirasi atau konten budaya nusantara sebagai ciri khas Indonesia. Dengan begitu, ready to wear lokal berpotensi untuk menguasai pasar lokal, bahkan ekspansi ke pasar global.

Central Park dan Neo Soho berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) menggelar acara “Neo in Style” untuk menggaungkan keunggulan serta keragaman ready to wear karya desainer Indonesia. Ajang ini ditujukan pula untuk mengarahkan para desainer dan wirausahawan produk ready to wear untuk meningkatkan kompetensi dengan memperkuat kreativitas, kualitas, dan pondasi bisnis agar dapat bersaing di pasar global.

“Neo in Style bertujuan untuk menjaga identitas dan memajukan industri fesyen dalam negeri,” kata Senior Marketing Communication Manager Central Park dan Neo Soho Mall, Silviyanti Dwi Aryati dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9).

Penampilan fashion design contest

Penampilan fashion design contest (Dery Ridwansyah/ JawaPos.com)

Panggung runway Neo in Style ini merupakan satu platform bagi makeup Make Over dalam menghadirkan berbagai trend dan kreasi look makeup terbaru dengan mengangkat tema urban. Ajang ini juga mengangkat konten lokal dalam ragam gaya, mulai dari gaya konvensional hingga kontemporer untuk memenuhi berbagai selera konsumen.

Selain pagelaran busana, tak ketinggalan pula digelar fashion experience bagi para pelaku industri ready to wear. Tujuannya untuk memahami tren busana atau Indonesia Trend Forecasting 2017/2018 dengan tema ‘Digitarian’.

Untuk menjaring talenta baru yang kreatif dan inovatif dalam industri ready to wear di Indonesia, diselenggarakan pula Fashion Design Contest 2017 berkolaborasi dengan lima sekolah mode, yakni Esmod Jakarta, Istituto Di Moda Burgo Indonesia, Binus Northumbria School of Design, LaSalle College Jakarta, dan LPTB Susan Budihardjo. Dengan kriteria penilaian berdasarkan kreativitas, orisinalitas, dan kesesuaian dengan tema. (ika/Marieska)

(ika/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP