Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Polisi Gadungan Jadi Bandar Sabu, Pengedarnya Perempuan

| editor : 

Ilustrasi penangkapan.

Ilustrasi penangkapan. (JawaPos.com)

JawaPos.com - Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan membekuk seorang pria berinisial HS (35) lantaran berpura-pura menjadi polisi gadungan. Tak hanya itu, aparat juga menangkap perempuan berinisial D (30) karena menjual narkoba hasil kejahatan HS.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung menuturkan, HS dibekuk di Jalan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (18/9) kemari. Penangkapan bermula adanya masyarakat yang resah dengan ulah pelaku.

"Masyarakat resah karena ada yang mengaku polisi dan sering menakuti, mengancam, dan memeras, masyarakat melapor ke kami. Dari situ kami tangkap HS yang merupakan polisi gadungan,” kata dia, Selasa (19/9).

Dia menambahkan, selain menangkap pelaku, mereka juga mengamankan kartu pengenal polisi gadungan, kartu pengenal wartawan gadungan, dan kartu anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) gadungan serta senjata airsoft gun. 

"Semua tanda pengenal itu dia buat atas inisiatif sendiri di Pasar Pramuka, Salemba, Jakpus. Para pelaku kami jerat pasal 112 jo pasal 114 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara," tuturnya.

Vivick menerangkan, pelaku telah berulang-kali melakukan aksinya itu sehingga lupa sudah berapa kali dia melakukan aksinya. Sedang sasarannya masyarakat yabg ada di Jakarta Selatan dan di Jakarta Barat.

"Pelaku bilang Air softgun dan pengenal dapat dari polisi yang dia lupa namanya secara cuma-cuma, tapi saat ditanya secara rinci dia bingung jawabnya," jelasnya.

Kepada polisi, bebernya, aksi yang terakhir dilakukan pelaku, dia pernah melakukan penangkapan terhadap pengedar sabu-sabu di Jakarta Barat. 

Selain mengambil barang haram sebanyak 8 gram yang dimiliki pengedar itu, pelaku juga memeras uangnya sebanyak Rp 15 juta bila tak mau kasusnya diproses hukum.

"Pelaku mengatasnamakan sebagai polisi dari Satuan Narkoba Polda Metro Jaya, hasil narkoba 8 gram itu dari pengedar, lima gram dia jual, satu gram dia berikan ke temannya, seorang perempuan berisial D untuk dijualkan," paparnya.

Sedang shabu dua gramnya, ungkap Vivick, berhasil diamankan polisi dalam penangkapan tersebut. Adapun perempuan berinisial D itu berperan sebagai orang yang menjualkan hasil narkoba yang didapatnya dari pelaku.

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP